Pasokan Elpiji 3 Kg di Kendal Aman Selama Ramadan hingga Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 | 18.01
Bupati kendal saat meninjau SPBE Kendal Selasa 10 maret 2026. (edhot)
Bupati kendal saat meninjau SPBE Kendal Selasa 10 maret 2026. (edhot)

Pasokan elpiji 3 kg di Kendal dipastikan aman selama Ramadan hingga Lebaran. SPBE menambah 15 ribu tabung untuk antisipasi kenaikan kebutuhan.

KENDAL, puskapik.com – Warga Kabupaten Kendal diminta tidak perlu khawatir terkait ketersediaan gas elpiji ukuran 3 kilogram selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Pasokan elpiji bersubsidi tersebut dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Manajer Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Kendal, Wisnu Prasetya mengatakan, sejak awal Ramadan hingga pertengahan bulan ini telah dilakukan penambahan pasokan elpiji 3 kilogram sebanyak tiga kali dengan total sekitar 15 ribu tabung.

“Selama Ramadan ini sudah ada tiga kali penambahan pasokan,” kata Wisnu saat menerima kunjungan Bupati Kendal di SPBE Kendal, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga: Plt Bupati Pekalongan Tinjau Pasar Tradisonal, Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Stabil

Menurutnya, peningkatan permintaan elpiji 3 kilogram selama Ramadan masih dalam kategori wajar. Meski begitu, pihaknya tetap menyiapkan langkah antisipasi dengan rencana penambahan pasokan dalam beberapa hari ke depan guna menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang Lebaran.

“Beberapa hari ke depan rencananya akan ada penambahan lagi,” ujarnya.

Wisnu menjelaskan, SPBE Kendal setiap hari mampu melakukan pengisian sekitar 42 ton elpiji 3 kilogram. Jumlah tersebut berpotensi meningkat apabila ada tambahan pasokan dari pihak distributor.

Baca Juga: KPU Brebes Temukan Data Tak Padan Saat Coktas PDPB Triwulan I

“Karena ada penambahan pasokan, kemungkinan jumlahnya bisa lebih dari 40 ton per hari. Di sini kami hanya melakukan pengisian dan penyaluran ke agen-agen,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memastikan ketersediaan elpiji 3 kilogram di wilayahnya masih dalam kondisi aman meskipun terjadi peningkatan permintaan masyarakat selama Ramadan.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait