Juara 1 Festival di Thailand, 13 Siswi SMAN 4 Semarang Tampil 6 Kota Untuk Misi Budaya

Jumat, 10 April 2026 | 22.43
SMAN 4 Kota Semarang jadi pembicaraan di Kompetisi Luang Pu Suang International Folklore Contest Thailand 2026
SMAN 4 Kota Semarang jadi pembicaraan di Kompetisi Luang Pu Suang International Folklore Contest Thailand 2026

SMAN 4 Kota Semarang jadi pembicaraan di Kompetisi Luang Pu Suang International Folklore Contest Thailand 2026 mencuri perhatian di even yang digelar di Sisaket Thailand

SEMARANG, puskapik.com - SMAN 4 Kota Semarang jadi pembicaraan di Kompetisi Luang Pu Suang International Folklore Contest Thailand 2026.

Jadi peserta undangan di kompetisi seni dan budaya internasional, Tim Ratoh Jaroe SMAN 4 Kota Semarang jadi kuda hitam.

Pada tanggal 8 April 2026, 13 siswi SMAN 4 Kota Semarang mencuri perhatian di even yang digelar di Sisaket Thailand. Lima belas menit tampil di panggung, penonton dibuat terpukau dengan garakan yang kompak dan energik.

Baca Juga: Melalui Gerakan Literasi, Nawal Yasin Dorong Kemampuan Berpikir Kritis Generasi Muda

Ditambah lagi alunan musik perkusi khas Aceh yang dimainkan secara langsung dipadu dengan syair religius dan vokal para penari.

Ratoh Pukat yang ditampilkan menciptakan harmoni ritmis yang kuat dan memikat. Ratoh Pukat adalah gabungan antara Tari Ratoh Jaroe dengan Tarek Pukat.

Penonton mengganjar dengan tepuk tangan. Juri pun memberikan nilai plus. Sebanyak 13 siswi yang tergabung di Tim Ratoh Jaroe menyabet Juara Umum 1. Tak hanya itu, mereka juga dinobatkan sebagai Excellent Performance.

Hebatnya, mereka berhasil mengalahkan perwakilan dari negara-negara seperti India, Sri Lanka, Laos, Filipina, Hungaria, Bulgaria, Korea Selatan, Turki, dan tuan rumah Thailand.

"Kami ikut bangga dengan prestasi yang dicapai anak-anak. Ditambah lagi ada misi budaya, karena mereka juga tampil di 6 kota di Thailand. Mengenalkan kebudayaan Indonesia," kata Pembina Ektrakurikuler Ratoe Jaroh SMAN 4 Semarang, Rina Budi H, Jumat 10 April 2026.

Dengan cara tampil dan bertemu dengan orang banyak di dunia internasional, maka semakin populer juga seni kebudayaan Indonesia di luar negeri. Di sisi lain, hal itu menjadi pengalaman berharga bagi siswi seusia mereka di level internasional.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait