Cari Ikan di Sungai Mbirusari, Warga Patebon Ditemukan Meninggal Dunia

Warga Kendal ditemukan meninggal saat mencari ikan di Sungai Mbirusari. Polisi duga korban kram dan tenggelam, keluarga terima sebagai musibah.
KENDAL, puskapik.com – Seorang warga Desa Sukolilan, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Sudirman, ditemukan meninggal dunia saat mencari ikan di Sungai Dukuh Mbirusari, Kelurahan Kalibuntuwetan, Kecamatan Kota Kendal, Sabtu (14/2/2026).
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu korban tengah mencari ikan bersama rekannya, Alimin. Keduanya berangkat sejak pagi dan setibanya di lokasi mengambil posisi di sisi sungai yang berbeda.
Korban berada di tepi barat sungai, sementara Alimin di tepi timur dengan jarak kurang lebih 50 meter. Mereka memasang alat tangkap ikan tradisional atau kembu di aliran sungai.
Baca Juga: Ada Proyek Pengecoran Jalan di Margasari Tegal, Kendaraan Melintas Bergantian
Sekitar pukul 11.00 WIB, Alimin mulai merasa curiga ketika melihat kembu milik korban mengapung di permukaan air, sementara Sudirman tidak terlihat di sekitar lokasi. Ia kemudian berusaha mencari dan memanggil korban.
Tak lama berselang, perahu milik nelayan yang hendak melintas melihat tubuh korban di sungai. Nelayan tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke daratan. Namun, saat dievakuasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Penemuan itu segera dilaporkan kepada keluarga korban dan aparat kepolisian. Keluarga yang datang ke lokasi langsung membawa jenazah pulang ke rumah duka.
Petugas dari Polsek Kota Kendal bersama tim medis Puskesmas Patebon melakukan pemeriksaan awal. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kapolsek Kota Kendal, Iptu Sanhaji, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga mengalami kram pada kaki sehingga kesulitan berenang dan tenggelam.
“Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Sudah dibuatkan surat pernyataan tidak akan mempermasalahkan kejadian tersebut,” ujarnya.
Artikel Terkait

Wapres dan Gubernur Jateng Tinjau Tanah Gerak Jangli Semarang, Proses Relokasi Disiapkan

Pesilat Amerika dan Kazakhstan Ramaikan Kendal Open Championship 2026

Perayaan Imlek di Sam Poo Kong Dorong Pariwisata Jateng
