Waspadai Banjir, Saluran Perkotaan Dipenuhi Enceng Gondok Dibersihkan

Pemkab Brebes bersama warga bersihkan enceng gondok di saluran drainase perkotaan untuk cegah banjir akibat hujan berintensitas tinggi.
BREBES, puskapik.com - Intesitas hujan yang terus tinggi, membuat Pemkab Brebes bersama masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya banjir. Salah satunya dengab membersihkan saluran di wilayah perkotaan yang dipenuhi tanaman enceng gondog, kemarin.
Aksi itu dilaksanakan di antaranya di sepanjang Jalan Hasyim Asy’ari, di wilayah perbatasan Kelurahan Pasarbatang dan Kelurahan Limbangan Kulon, Kecamatan Brebes.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes Dani Asmoro melalui Kepala Bidang Cipta Karya (Kabid CK) Mohammad Idrus mengatakan, pembersihan enceng gondok dan rumput liar, sebagai langkah dalam upaya mengatasi penyebab utama banjir di wilayah perkotaan Brebes. Ini dikarenakan air yang akan mengalir ke Sungai Sigeleng tersendat.
"Ini menyebabkan air hujan yang harusnya cepat mengalir menjadi tersumbat. Akibatnya sejumlah wilayah di Kelurahan Pasarbatang, Limbangan Kulon, Kota Baru tergenang air hujan," katanya.
Menurut dia, pembersihan saluran air drainase dilakukan dengan menggunakan sejumlah peralatan manual. Tim Sijaga Banjir juga diterjunkan dalam aksi bersih-bersih saluran ini.
"Petugas kami dari tim Sijaga Banjir diterjunkan untuk membabat habis enceng gondok dan rumput liar yang menjadi pemicu air tidak lancar," ujarnya.
Dia mengungkapkan, penumpukan enceng gondok dan rumput liar di saluran tersebut telah lama menjadi persoalan. Terutama saat intensitas hujan tinggi. Akibatnya, aliran air dari drainase jalan tidak dapat mengalir optimal ke Sungai Sigeleng. Hal ini memicu genangan hingga banjir di kawasan sekitar.
“Saluran air di Jalan Hasyim Asy’ari ini merupakan salah satu jalur penting aliran air menuju Sungai Sigeleng. Jika tersumbat, air akan meluap ke badan jalan dan permukiman warga,” jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, pembersihan dilakukan secara menyeluruh. Yakni, menyasar titik-titik yang selama ini tertutup vegetasi liar. Material hasil pembersihan langsung diangkut agar tidak kembali menyumbat aliran air.


