Bang Madit Kunjungi Warga Terdampak Banjir di Desa Adisana Brebes, Begini Pesannya

Bang Madit kunjungi korban banjir Sungai Keruh di Adisana Brebes, beri dukungan moril, bantuan, dan ajak warga jaga kelestarian Gunung Slamet.
BREBES, puskapik.com – Aktor dan pelawak senior Ramdhani Qubil AJ, atau Bang Madit, Jumat, 13 Februari 2026, mengunjungi Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, yang terdampak banjir bandang Sungai Keruh.
Kedatangannya untuk melihat langsung kondisi warga dan memberikan dukungan bagi proses pemulihan pascabencana.
Aktor pemeran Bang Madit dalam sinetron Islam KTP tersebut menyusuri kawasan terdampak, berbincang dengan warga, serta mendengarkan cerita tentang rumah rusak, sawah terendam, dan tantangan pemulihan yang masih dihadapi.
Baca Juga: Nelayan Batang Dapatkan Manfaat Pelatihan Perbaiki Mesin Kapal
Kedatangan Bang Madit disambut hangat oleh emak-emak yang tergabung dalam komunitas Emak Bergerak Desa Adisana. Mereka tampak antusias berjabat tangan, tersenyum, dan sesekali mengingatkan semua pihak pentingnya menjaga alam agar bencana tidak terulang.
Koordinator komunitas, Dewi Namara, mengatakan, kehadiran Bang Madit memberi semangat warga."Kami berharap perhatian seperti ini memicu kesadaran lebih luas tentang pentingnya pelestarian lingkungan,” kata Namara.
Kepala Desa Adisana, Ahmad Yani, juga menekankan pentingnya dukungan berbagai pihak dalam pemulihan pascabencana. “Bantuan moril maupun materiil dari tokoh publik seperti Bang Madit sangat membantu warga yang tengah berjuang bangkit. Semoga kunjungan ini mendorong percepatan penanganan dari pemerintah,” ujarnya.
Selain memberikan perhatian kepada warga, Bang Madit mendorong gerakan pelestarian lingkungan yang dijalankan komunitas tersebut. Menurutnya, kerusakan hutan di lereng Gunung Slamet memperparah risiko banjir di wilayah hilir.
Bang Madit juga menyerahkan bantuan untuk korban banjir melalui pemerintah desa. Bantuan diharapkan meringankan beban warga sekaligus mendorong kepedulian pihak lain.
Menutup kunjungan, ia menyampaikan pesan singkat: “Save Slamet. Salam lestari untuk alam Indonesia".


