Balap Liar di Bumiayu Brebes, Sekadar Hobi Anak Muda?

Fenomena balap liar di Bumiayu, Kabupaten Brebes, kerap dikaitkan sebagai bentuk penyaluran hobi anak muda, khususnya di bidang otomotif, benarkah?
BREBES, puskapik.com – Fenomena balap liar di Bumiayu, Kabupaten Brebes, kerap dikaitkan sebagai bentuk penyaluran hobi anak muda, khususnya di bidang otomotif.
Namun, kondisi di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Aktivitas tersebut tidak sekadar berkendara, melainkan sudah mengarah pada aksi yang membahayakan pengguna jalan lain.
“Kalau hanya hobi otomotif tentu bisa disalurkan dengan cara yang lebih aman. Tapi kalau di jalan umum dan membahayakan, ini sudah bukan sekadar hobi lagi,” kata Pegiat LSM Pelita Bangsa, Sholahudin Asro, menyikapi aksi balap liar di Bumiayu.
Baca Juga: Mantab, Atlet Renang Brebes Sabet 7 Medali di Kejurprov 2026, Satu Atlet Pecahkan Rekor
Dalam beberapa waktu terakhir, aksi balap liar di Bumiayu kembali menjadi sorotan warga. Aktivitas tersebut bahkan terjadi di kawasan dalam kota.
Saking geramnya, warga memasang baliho berisi peringatan keras terhadap pelaku balap liar di sejumlah titik, termasuk di sekitar Masjid Agung Baiturrohim.
Sebelumnya, Aliansi Masyarakat Damai Bumiayu juga telah meminta aparat kepolisian untuk menindak tegas para pelaku sebagai efek jera.
Sholahudin menilai, aksi balap liar di Bumiayu tidak terjadi secara spontan, melainkan menunjukkan pola tertentu.“Saya melihat ada pola. Ketika disorot masyarakat dan dirazia polisi, balap liar berhenti. Tapi setelah sorotan mereda, kembali muncul,” katanya.
Banyaknya penonton dari kalangan anak muda saat aksi balap liar berlangsung juga menjadi perhatian.
“Seolah-olah mereka sudah tahu kapan dan di mana akan ada balap liar. Mereka seperti memiliki grup komunikasi tersendiri,” ujarnya.


