Kasus Corona Menurun, RSUD Kardinah Tegal Kembali Terima Pasien Non-Corona

FOTO/PUSKAPIK/SR
Iklan

PUSKAPIK.COM, Tegal – Setelah cukup lama menjadi salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah pantura barat, RSUD Kardinah Kota Tegal kembali melayani pasien non-Covid-19. Kabar ini disampaikan Plt Direktur RSUD Kardinah drg. Agus Dwi Sulistyantono Sabtu siang, 28 Agustus 2021.

Agus menyampaikan, saat ini pelayanan di RSUD Kardinah sudah normal kembali. Ruangan rawat pasien Covid-19 sudah dikembalikan menjadi ruang perawatan biasa, karena angka kasus Covid-19 menurun drastis.

Demikian juga upaya relaksasi sudah dilaksanakan dalam satu minggu terakhir, yakni dengan penyemprotan disinfektan serta dikosongkan selama dua minggu.

“Dari 255 bed yang sebelumnya digunakan pada puncak Covid-19 di bulan Juni-Juli, kita turunkan menjadi 88 bed yang terdiri 11 bed ICU dan 77 bed rawat inap,” ungkap Agus Dwi.

Agus mengungkapkan, seiring tren penurunan pasien Covid-19 sejak awal Agustus 2021 yang dirawat di RSUD Kardinah, kini RSUD Kardinah hanya merawat dua pasien Covid-19 di ICU dan lima pasien Covid-19 di ruang isolasi rawat inap.

“RSUD Kardinah siap dan aman menerima pasien non Covid-19, dan telah membuka pelayanan poliklinik seperti biasa,” tandas Agus.

Agus menambahkan, RSUD Kardinah juga akan menerapkan syarat vaksinasi bagi penunggu pasien dan pembesuk dengan tujuan untuk melindungi pasien dari corona. Bagi pasien yang belum vaksinasi, RSUD Kardinah akan berupaya memberikan edukasi pentingnya vaksinasi.

Agus Dwi menegaskan, RSUD Kardinah tetap menerima rawat inap pasien Covid-19, baik dari Kota Tegal maupun dari daerah sekitar. Selain itu, Apabila terjadi ledakan kasus Covid-19 kembali, RSUD Kardinah telah menyiapkan langkah-langkah kedaruratan.

“Perhatian kami kepada pasien non Covid-19 bukan berarti kita mengabaikan pasien Covid-19,” kata Agus.

Dijelaskan Agus, RSUD Kardinah sudah menyiapkan ruangan jika terjadi kontijensi ledakan kasus Covid-19 kembali, yakni penggunaan ruang lavender atas dan bawah. Agus juga mengungkapkan, bulan September nanti RSUD akan memiliki alat PCR.

“Jika sewaktu-waktu terjadi ledakan Covid-19, setidaknya RSUD Kardinah sudah menyiapkan 40% kapasitas Rumah Sakit untuk pasien covid-19, ini sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan apabila masuk ke zona merah maka Rumah Sakit harus menyediakan minimal 40% dari kapasitasnya untuk pasien Covid-19,” kata Agus.

Kontributor: Sakti Ramadhan
Editor: Amin Nurrokhman

 

 

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini