Terus Berkarya, Ki Dalang Penjol, Perajin Wayang Golek Khas Pemalang
- calendar_month Rab, 31 Mar 2021

FOTO/PUSKAPIK/ISTIMEWA

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Perajin wayang golek khas Pemalang, berusaha bertahan di tengah gempuran budaya modern. Meskipun pandemi Covid-19 membuat semakin sulit, namun dia tetap berusaha bertahan agar budaya peninggalan leluhur ini tetap lestari.
Salah satu yang masih terus bertahan melestarikan menjadi perajin wayang golek adalah Tarnyono alias Ki Dalang Penjol, warga Desa Wonokromo, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang. Pelestari budaya ini semakin langka bahkan hanya satu-satunya di daerah ini.
Kakek 60 tahun ini terus membuat wayang golek. Keahliannya mengukir golek cepak didapat secara turun temurun dari keluarganya. Dia merupakan generasi kelima yang melestarikan wayang golek ini.
Selain memproduksi wayang golek untuk pementasan, dia juga memproduksi wayang yang bisa dibeli para kolektor dan wayang mainan. Dalam pembuatan wayang golek cepak, Ki Penjol menggunakan kayu kedondong jaran atau nama latin lannea coromandelica.
Caranya, kayu jaran diambil dari kebun juga pagar atau sebagian dibeli. Setelah kering dibentuk dengan alat yang sederhana. Dengan tangan terambil, Ki Penjol membuat wayang golek ini dengan menggunakan alat yang juga sudah terun termurun dipakai para kakeknya dulu.
Caranya, kayu jaran diambil dari kebun juga pagar atau sebagian dibeli. Setelah kering dibentuk dengan alat yang sederhana. Dengan tangan terambil, Ki Penjol membuat wayang golek ini dengan menggunakan alat yang juga sudah terun termurun dipakai para kakeknya dulu.
“Kayu tersebut awet dan anti hama juga ringan serta mudah untuk diukir, diwarna juga dimainkan,†kata Ki Dalang Penjol, Rabu 31 Maret 2021.
- Penulis: puskapik