Warga Resah, Lapak Togel Muncul di Bantaran Sungai Gung Kaligayam Tegal

Sabtu, 4 Oktober 2025 | 02.43
Warga Resah, Lapak Togel Muncul di Bantaran Sungai Gung Kaligayam Tegal

SLAWI, puskapik.com – Keberadaan lapak judi di bantaran Sungai Gung, Desa Kaligayam RT 01 RW 01, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, menimbulkan keresahan warga setempat. Kondisi itu membuat Satpol PP ...

SLAWI, puskapik.com – Keberadaan lapak judi di bantaran Sungai Gung, Desa Kaligayam RT 01 RW 01, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, menimbulkan keresahan warga setempat. Kondisi itu membuat Satpol PP Kabupaten Tegal bersama Pemerintah Desa Kaligayam, Kecamatan Talang, membongkar paksa lapak yang sudah berdiri beberapa tahun lalu itu. Namun, pembongkaran akhirnya dilakukan pemilik lapak. Bangunan tidak permanen yang terbuat dari seng dan bambu, serta sedikit terbuka, dibongkar petugas Satpol PP Kabupaten Tegal. Dipimpin Kabid Gakunda Satpol PP Kabupaten Tegal, Tabah Topan Widodo mendatangi lokasi di bantaran Sungai Gung, hanya terdapat meja kayu besar, kursi bambu, bahkan dindingnya ditempeli taypak atau ramalan nomor togel. Pembongkaran itu juga dibantu petugas dari Pemerintah Desa Kaligayam dan pemilik bangunan tersebut. Bangunan yang berdiri sekitar empat tahun itu diketahui menjadi tempat praktik judi togel hingga permainan kartu. Kasatpol PP Kabupaten Tegal, Supriyadi melalui Kabid Gakunda, Tabah Topan Widodo, mengatakan pihaknya turun ke lokasi setelah mendapat aduan masyarakat. Tim berkoordinasi dengan Kades Kaligayam, Akhroni untuk melakukan klarifikasi dan meminta informasi terkait aduan warga Kaligayam. Dari hasil koordinasi tersebut diperoleh penjelasan, bahwa lapak tersebut tempat karaoke dan lapak togel sudah lama sebelum Kades saat ini menjabat. Sebelumnya, lapak togel berada di salah satu rumah warga di tengah pemukiman, sehingga setelah ada keberatan dari warga maka atas inisiatif Kades terdahulu untuk lapak diminta pindah ke bantaran sungai. “Kami minta agar segera dibongkar. Bersyukur, pemiliknya berinisiatif membongkar sendiri,” ujarnya. Setelah berkoordinasi dengan pemerintah desa, kata dia, juga berkoordinasi dengan Babinsa Koramil Talang, serta akan menindaklanjuti bersama PSDA dan BBWS terkait bangunan liar di bantaran sungai. “Informasi dari warga, di lokasi ini sebelumnya juga ada tempat karaoke, tapi sudah tutup. Sedangkan tempat judi, baru benar-benar berhenti hari ini,” tegasnya. Dengan pembongkaran ini, warga berharap Desa Kaligayam benar-benar terbebas dari praktik perjudian yang meresahkan. Keberadaan usaha karaoke dan lapak togel di Desa Kaligayam yang meresahkan warga telah melanggar Perdes Kaligayam Nomor 2 Tahun 2023. Beruntung, dapat diselesaikan secara persuasif, aman, dan kondusif. "Jika dikemudian hari ternyata muncul kembali, maka akan dilakukan tindakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya. Kepala Desa Kaligayam, Akhroni, menegaskan pihaknya sudah berulang kali menegur pemilik lapak agar membongkar bangunan tersebut. “Saya minta dibongkar karena selain berdiri di bantaran sungai, tempat ini juga kerap dipakai untuk judi. Kami ingin Desa Kaligayam aman, bersih dari maksiat. Apalagi desa ini sudah dicanangkan sebagai desa religi dengan banyak pondok pesantren dan majelis taklim,” ungkapnya. Menurutnya, aktivitas perjudian di lapak tersebut buka setiap siang hingga malam. Teguran terakhir ia layangkan agar bangunan dibongkar pada 1 Oktober, namun baru terlaksana pada 3 Oktober ini. **

Artikel Terkait