Serunai BI Tegal Disambut Antusias Jelang Perayaan Natal
Selasa, 16 Desember 2025 | 19.27

TEGAL, puskapik.com - Ratusan warga Kota Tegal memanfaatkan program Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai atau Serunai 2025 untuk menukarkan uang baru menjelang perayaan Natal. Layanan penukaran ua...
TEGAL, puskapik.com - Ratusan warga Kota Tegal memanfaatkan program Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai atau Serunai 2025 untuk menukarkan uang baru menjelang perayaan Natal.
Layanan penukaran uang disediakan melalui mobil layanan keliling Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus, Selasa 16 Desember 2025.
Seperti halnya tradisi berbagi uang baru saat Idul fitri, momen Natal juga identik dengan kebiasaan berbagi uang fitrah kepada keluarga, kerabat dan tetangga sekitar.
Salah satu warga, Novi, mengaku menukarkan uang pecahan kecil untuk keperluan berbagi sekaligus mendukung aktivitas usahanya.
"Menukar uang pecahan kecil buat bagi-bagi ke ponakan dan tetangga. Sebagian juga saya pakai untuk kembalian di toko, karena sekarang cukup susah dapat uang kecil," ujar Novi.
Hal serupa disampaikan Rosi, karyawan sebuah klinik di Kota Tegal.
Rosi mengatakan, uang yang ditukarkan digunakan sebagai hadiah atau giveaway di tempat kerjanya.
"Saya tahu informasi ini dari media sosial. Tadi menukar untuk giveaway di tempat kerja. Prosesnya mudah, tinggal datang, ambil antrean, lalu langsung ditukar," ungkap Rosi.
Sementara itu, Plh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Teguh Triyono, menjelaskan bahwa program Serunai diluncurkan secara nasional sejak 8 Desember 2025 di Jayapura, Papua.
Menurut Teguh, Serunai merupakan upaya Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar, sekaligus meningkatkan literasi masyarakat melalui kampanye Cinta, Bangga dan Paham atau CBP Rupiah.
"Tahun ini kami menyiapkan uang sebesar Rp1 miliar, meningkat sekitar 25 persen dibandingkan tahun 2024," kata Teguh.
Di wilayah Kota dan Kabupaten Tegal, BI membuka dua titik layanan penukaran, masing-masing dengan kuota 100 paket per titik.
"Selain layanan penukaran, kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar merawat Rupiah, menggunakannya dengan bangga serta bijak dalam bertransaksi," pungkas Teguh. **



