Posyandu Kini Multifungsi, Kader Kota Tegal Jadi Garda Depan Pelayanan Publik

Rabu, 29 Oktober 2025 | 21.47
Posyandu Kini Multifungsi, Kader Kota Tegal Jadi Garda Depan Pelayanan Publik

TEGAL, puskapik.com - Seiring diterbitkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, fungsi posyandu kini tak lagi sebatas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Posyandu kini ...

TEGAL, puskapik.com - Seiring diterbitkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, fungsi posyandu kini tak lagi sebatas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Posyandu kini berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat terpadu, yang mencakup bidang kesehatan, pendidikan, sosial, perumahan hingga ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Kota Tegal menjadi salah satu daerah yang mulai menerjemahkan semangat perubahan tersebut ke dalam aksi nyata. Melalui Jambore Kader Posyandu yang digelar Dinas Kesehatan Kota Tegal di GOR Wisanggeni, Rabu 29 Oktober 2025, pemerintah daerah berupaya memperkuat kapasitas para kader agar mampu menjalankan peran baru yang lebih luas dan strategis di masyarakat. Kegiatan bertema Kader Hebat, Generasi Sehat : Melayani Tanpa Batas, Wujudkan Generasi Emas yang Berkualitas ini diikuti ratusan kader dari empat kecamatan di Kota Tegal. Mereka mengikuti berbagai agenda edukatif dan interaktif, mulai dari senam bersama, lomba Posyandu Berprestasi, lomba PMT dan penyuluhan hingga jelajah keterampilan kader. Kepala Dinkes Kota Tegal, M. Zaenal Abidin mengatakan, kegiatan jambore ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Kesehatan Nasional HKN ke-61 sekaligus wadah untuk memperkuat peran kader sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan kesehatan masyarakat. “Perubahan fungsi posyandu membuat kader harus lebih adaptif. Mereka tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga berperan dalam mendukung pendidikan masyarakat, penyaluran bantuan sosial hingga menjaga ketertiban lingkungan,” jelas Zaenal. Sementara itu, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinkes menegaskan, perluasan fungsi posyandu membuka ruang partisipasi masyarakat yang lebih besar dalam pembangunan manusia. “Posyandu kini menjadi simpul kolaborasi lintas sektor di tingkat akar rumput. Di sinilah peran kader menjadi sangat vital. Mereka adalah jembatan antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Dedy Yon. Dedy Yon juga menyampaikan apresiasi kepada para kader yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan dasar di Kota Tegal. Menurutnya, tanpa dedikasi para kader, banyak program kesehatan tidak akan berjalan optimal. Kepala Bidang SDMK Dinkes Kota Tegal, Supandi menambahkan bahwa pelaksanaan jambore juga menjadi sarana pembelajaran bagi kader untuk meningkatkan kemampuan dan memperkuat semangat kebersamaan. “Kami ingin jambore ini menjadi ruang yang inspiratif dan menyenangkan. Kader bisa saling belajar, bertukar pengalaman dan menumbuhkan semangat pengabdian untuk masyarakat,” tutur Supandi. **

Artikel Terkait