POBSI Kabupaten Tegal Kembali Gelar Turnamen Billiard

Jumat, 26 Desember 2025 | 22.46
POBSI Kabupaten Tegal Kembali Gelar Turnamen Billiard

SLAWI, puskapik.com - Setelah sukses menggelar CB Billiard Open Turnamen 2025 di CB Billiard and Kafe Slawi, Kabupaten Tegal pada 9-14 Desember 2025, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI...

SLAWI, puskapik.com - Setelah sukses menggelar CB Billiard Open Turnamen 2025 di CB Billiard and Kafe Slawi, Kabupaten Tegal pada 9-14 Desember 2025, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI). Kabupaten Tegal kembali menyelenggarakan Home Turnamen Biliardi CB Billiard and Cafe, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 19 Slawi, Kabupaten Tegal, pada 28 Desember 2025. Turnamen itu bertujuan untuk mencari atlet-atlet berbakat untuk dikirimkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng tahun 2026 mendatang. Ketua POBSI Kabupaten Tegal, Memet Said, mengatakan, kesuksesan CB Billiard Open Turnamen 2025 menjadikan semangat bagi POBSI Kabupaten Tegal. Antusias masyarakat terhadap billiard di Kabupaten Tegal ternyata cukup tinggi. Hal itu terlihat dari peserta yang mencapai 128 pebillard. Tidak hanya pebillard dari luar kota, tapi juga dari lokal Kabupaten Tegal. Namun demikian, belum semua pebillard asli Kabupaten Tegal yang ikut, karena CB Billiard Open Turnamen 2025 tingkatnya nasional. “Meski hadiah tidak besar, turnamen ini kami khususkan untuk pembinaan atlet, agar ke depan Kabupaten Tegal memiliki pemain biliar yang mampu bersaing dan berprestasi,” ujar Memet Said saat dihubungi awak media, Jumat 26 Desember 2025. Memey menyampaikan bahwa turnamen ini tidak semata-mata berorientasi pada hadiah, melainkan sebagai sarana pencarian bibit atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Peserta yang bisa ikut dibatasi maksimal kategori Handicap 3A. HC 3A merupakan kelas pemain pemula atau tingkat dasar untuk memberikan kesempatan bermain yang seimbang. Sedangkan hadiah yang diperebutkan dengan total sebesar Rp9,4 juta. "Turnamen juga bertujuan untuk memperkenalkan olahraga biliard kepada masyarakat secara lebih luas. Biliard merupakan cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di tingkat nasional hingga internasional, seperti PON, SEA Games, dan kejuaraan dunia," terang Memet. Memet menjelaskan, kompetisi ini difokuskan bagi pemain pemula yang belum memiliki pengalaman profesional, sebagai langkah awal membangun kembali sistem pembinaan atlet biliar secara berkelanjutan. “Kami ingin menjaring pemain muda yang berbakat dan memiliki keseriusan untuk menjadi atlet profesional,” kata Memet. Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan untuk mencari keuntungan, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap regenerasi atlet nasional. Menurutnya, pembinaan sejak dini menjadi kunci agar ke depan tidak kekurangan atlet berkualitas. Selain itu, POBSI Kabupaten Tegal juga berupaya mengubah stigma negatif olahraga biliar yang selama ini kerap dikaitkan dengan aktivitas hiburan malam. Pihak pengelola menerapkan aturan ketat, termasuk larangan minuman keras dan penerapan etika berpakaian yang sopan. “Kami ingin menegaskan bahwa biliar adalah olahraga yang sehat dan profesional. Tidak ada miras atau aktivitas negatif lainnya. Harapannya, masyarakat semakin memahami biliar sebagai cabang olahraga yang positif dan berprestasi,” kata Memet. **

Artikel Terkait