PASI Tegal Bina Atlet Menuju Porprov Jateng 2026
Rabu, 17 Desember 2025 | 19.12

SLAWI, puskapik.com - Kejuaraan Atletik Pelajar tingkat Kabupaten Tegal telah rampung yang digelar di GOR Trisanja Slawi, Senin-Selasa 15-16 Desember 2025. Kini, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (P...
SLAWI, puskapik.com - Kejuaraan Atletik Pelajar tingkat Kabupaten Tegal telah rampung yang digelar di GOR Trisanja Slawi, Senin-Selasa 15-16 Desember 2025. Kini, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Tegal akan melakukan pembinaan berkelanjutan dalam mempersiapkan Porprov Jateng tahun 2026.
Sorak semangat dan derap langkah para pelajar mewarnai penutupan Kejuaraan Atletik Pelajar tingkat Kabupaten Tegal. Ajang yang digelar selama dua hari itu. GOR Trisanja Slawi menjadi saksi lahirnya para atlet atletik yang akan membanggakan Kabupaten Tegal.
Para atlet muda dari jenjang TK, SD, SMP dan SMA telah adu kemampuan di sejumlah nomor lomba, mulai dari lari, tolak peluru hingga lompat jauh. Kejuaraan Pelajar tingkat Kabupaten Tegal tersebut berlangsung kompetitif, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Sejak hari pertama, antusiasme peserta terlihat begitu tinggi. Tak hanya berlomba mengejar catatan waktu dan jarak terbaik, para pelajar juga menunjukkan semangat juang dan disiplin yang mencerminkan karakter atlet sejati.
Ketua PASI Kabupaten Tegal, Bambang Asmoyo, menilai kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk memetakan potensi atletik pelajar di daerah. Selama dua hari pertandingan, pihaknya telah mencatat sejumlah nama yang dinilai memiliki bakat dan peluang untuk dikembangkan lebih lanjut.
“Dari kejuaraan ini sudah terlihat bibit-bibit atlet berprestasi. Mereka akan kami bina agar bisa naik ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Bambang, Rabu 17 Desember 2025.
Ia mengungkapkan, kejuaraan atletik pelajar perdana tingkat kabupaten ini berjalan sukses dan melampaui ekspektasi. Potensi yang ditunjukkan para peserta menjadi modal berharga untuk menyiapkan atlet masa depan Kabupaten Tegal.
“Jika pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, kami optimistis akan lahir atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” tambahnya.
Menurut Bambang, pembinaan atlet sejak usia pelajar bukan semata mengejar kemenangan. Lebih dari itu, ajang ini menjadi sarana menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, serta semangat pantang menyerah sebagai bekal pembentukan karakter atlet yang tangguh.
Kejuaraan ini pun diharapkan menjadi agenda rutin, sekaligus ruang lahirnya generasi atlet Kabupaten Tegal yang siap mengharumkan nama daerah di level yang lebih tinggi. **



