JMSII Kota Tegal Konsisten Lestarikan Srakalan, Warisan Terbang Jawa Bernuansa Islami

Jamiyah Maulud Syaroful Anam Idkholussururil Ikhwan atau JMSII Kota Tegal, tetap teguh menjaga tradisi Islam Nusantara melalui seni terbang jawa atau srakalan.
TEGAL, puskapik.com - Di tengah arus modernisasi, Jamiyah Maulud Syaroful Anam Idkholussururil Ikhwan atau JMSII Kota Tegal, tetap teguh menjaga tradisi Islam Nusantara melalui seni terbang jawa atau srakalan.
Tradisi ini kembali ditampilkan dalam acara aqiqah putri pertama pasangan Ali Mahfud dan Nur Maulidiyah, warga Jalan Kauman Utara Gang 3, Kota Tegal, Minggu malam, 1 Februari 2026.
Baca Juga: Bupati Anom : PDGI Pemalang Jaga Profesionalisme dan Integritas
Puluhan anggota JMSII tampak kompak menabuh rebana genjring dan jidur, mengiringi lantunan Maulid Diba dan bacaan srakal.
Suasana religius terasa kental, berpadu dengan irama khas terbang jawa yang sarat nilai sejarah dan spiritualitas.
Ketua JMSII Kota Tegal, Muh Abdul Hayyi mengatakan, pelestarian srakalan menjadi komitmen jamaah untuk menjaga identitas budaya Islam lokal agar tidak tergerus zaman.
"Kami terus berupaya melestarikan srakalan agar generasi muda mengenal dan mencintai seni tradisional bernuansa Islami," ujar Hayyi.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Kerahkan Dokter Speling ke Lokasi Bencana, Pastikan Ketersediaan Obat dan Logistik
Hayyi menjelaskan, tradisi srakalan umumnya ditampilkan dalam berbagai hajatan keagamaan seperti pernikahan, khitanan hingga aqiqah, sebagai bentuk syiar sekaligus ekspresi kegembiraan umat.
Menurut Hayyi, seni terbang jawa di wilayah Pekauman, Kota Tegal, memiliki sejarah panjang.


