Hujan Ekstrem, Ini Tips Penting untuk Menjaga Kesehatan dan Keamanan, Nomor 5 Harus Diwaspadai

Senin, 17 November 2025 | 02.59
06e183f6-a1e8-479e-b882-4fcff09820e6-768x447.jpeg
06e183f6-a1e8-479e-b882-4fcff09820e6-768x447.jpeg

TEGAL, puskapik.com — Hujan ekstrem dengan intensitas tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal, berpotensi menyebabkan penurunan kesehatan dan keselamatan. Bahkan, penyakit demam berdar...

TEGAL, puskapik.com — Hujan ekstrem dengan intensitas tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal, berpotensi menyebabkan penurunan kesehatan dan keselamatan. Bahkan, penyakit demam berdarah biasanya juga berkembang di musim penghujan ini. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, H Aziz Fauzan mengatakan bahwa masyarakat perlu mengambil langkah antisipatif sejak dini agar aktivitas tetap aman dan terhindar dari risiko penyakit. “Musim hujan tidak hanya membawa udara sejuk, tapi juga risiko penyakit seperti flu, demam berdarah, hingga infeksi saluran pernapasan. Masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan dan memperhatikan kondisi tubuh,” ujarnya, Minggu (16/11/2025). Berikut beberapa tips menghadapi musim hujan yang dapat dilakukan: 1. Periksa dan bersihkan saluran air Pastikan got dan selokan di sekitar rumah tidak tersumbat agar aliran air lancar dan tidak menimbulkan banjir maupun sarang nyamuk. 2. Sediakan perlengkapan hujan Payung dan jas hujan penting disiapkan untuk mencegah tubuh basah dan mendorong risiko masuk angin atau penurunan imun. 3. Jaga kesehatan tubuh Perbanyak konsumsi air hangat, vitamin, buah, dan makanan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh. 4. Waspadai genangan dan jalan licin Pengendara motor disarankan mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menghindari jalan yang tergenang karena berpotensi membahayakan. 5. Cegah perkembangbiakan nyamuk Lakukan 3M Plus yakni menguras, menutup, dan mengubur barang bekasbuntuk mencegah demam berdarah yang meningkat saat musim hujan. 6. Periksa instalasi listrik di rumah Pastikan kabel tidak terkelupas dan stop kontak jauh dari risiko basah untuk mencegah korsleting. 7. Pantau prakiraan cuaca Masyarakat diminta rutin memeriksa informasi dari BMKG agar dapat menyesuaikan aktivitas harian. "Dengan menerapkan langkah-langkah ini, masyarakat diharapkan lebih siap dan mampu mengurangi potensi risiko akibat cuaca ekstrem selama musim hujan," pungkasnya. **

Artikel Terkait