Hadiri Muscab IBI Kota Tegal ke-X, Dedy Yon : Bu Bidan, I Love You Full

Minggu, 21 Desember 2025 | 19.25
Hadiri Muscab IBI Kota Tegal ke-X, Dedy Yon : Bu Bidan, I Love You Full

TEGAL, puskapik.com - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mengapresiasi peran strategis bidan Indonesia, khususnya di Kota Tegal, dalam menyukseskan berbagai program pemerintah di bidang kesehatan. M...

TEGAL, puskapik.com - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mengapresiasi peran strategis bidan Indonesia, khususnya di Kota Tegal, dalam menyukseskan berbagai program pemerintah di bidang kesehatan. Menurut Dedy Yon, bidan merupakan sosok tenaga kesehatan yang paling dekat dan familier dengan masyarakat. Kedekatan tersebut membuat bidan memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan. "Bu Bidan, I love you full," ucap Dedy Yon mengawali sambutan dalam Musyawarah Cabang ke-X Ikatan Bidan Indonesia Kota Tegal yang digelar di Plaza Hotel Tegal, Minggu 21 Desember 2025. Dedy Yon mengungkapkan, kepercayaan masyarakat menjadi faktor utama dalam proses kesembuhan. Pelayanan bidan yang ramah, lemah lembut dan penuh kasih sayang mampu menumbuhkan keyakinan pasien. "Kalau sudah yakin sama bu bidan karena pelayanannya baik, masyarakat minum obat generik saja bisa jadi sembuh. Kesembuhan itu dimulai dari rasa percaya," ujar Dedy. Dedy Yon menambahkan, kedekatan emosional antara bidan dan masyarakat membuat pesan kesehatan lebih mudah diterima. Bukan hanya obat yang bekerja, tetapi juga keyakinan yang tumbuh dalam diri pasien. "Yang masuk ke tubuh itu bukan hanya obat, tapi juga rasa yakin. Pesannya sampai dan itulah yang dilakukan bidan-bidan kita," kata Dedy Yon. Dalam kesempatan tersebut, Dedy Yon juga menyampaikan terima kasih kepada 430 bidan se-Kota Tegal yang telah berkontribusi aktif dalam berbagai program kesehatan. Mulai dari penanggulangan tuberkulosis atau TBC, layanan Posyandu, pendampingan ibu hamil hingga program percepatan penurunan stunting. Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah IBI Jawa Tengah, Istirochah, menekankan pentingnya regenerasi dan reorganisasi dalam tubuh organisasi IBI. Menurut Istirochah, Muscab menjadi momentum evaluasi program sekaligus perumusan strategi ke depan. "Acara ini bertujuan mengevaluasi program yang telah berjalan serta merumuskan strategi yang lebih inovatif dan efektif untuk menghadapi tantangan di masa mendatang," ucap Istirochah. Istirochah juga mengajak seluruh bidan di Kota Tegal untuk bersyukur atas capaian prestasi membanggakan, yakni Juara 1 Anugerah Lentera Emas 2025 dari Kementerian Kesehatan. Keikutsertaan aktif bidan dalam berbagai seminar dan webinar turut mengantarkan IBI meraih Juara 1 kategori lembaga pelatihan organisasi profesi yang berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ketua Pengurus Cabang IBI Kota Tegal, Taryuli, menuturkan bahwa selama masa kepengurusan, IBI berkomitmen menjalankan peran sebagai organisasi profesi sekaligus mitra strategis Pemerintah Kota Tegal. Seluruh program kerja disusun dan dilaksanakan selaras dengan kebijakan pembangunan kesehatan nasional dan daerah, terutama dalam penguatan layanan kesehatan primer. "IBI Kota Tegal aktif berkontribusi dalam pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, termasuk pendampingan ibu hamil berisiko, penguatan peran bidan di puskesmas, rumah sakit, praktik mandiri bidan serta keterlibatan dalam Posyandu dan program percepatan penurunan stunting," jelas Taryuli. Dalam upaya menjaga mutu pelayanan, IBI Kota Tegal juga secara berkelanjutan melaksanakan pendidikan dan pelatihan, seperti seminar, workshop, Midwifery Update, CTU serta berbagai kegiatan peningkatan kompetensi lainnya yang diikuti ratusan anggota, baik secara luring maupun daring. "Ini kami pandang sebagai investasi strategis agar bidan tetap profesional, adaptif dan berdaya saing," kata Taryuli. **

Artikel Terkait