Gak Cuma Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas di Kota Tegal Kini Jadi Duta Rupiah, Ini Perannya
Rabu, 22 Oktober 2025 | 12.53

TEGAL, puskapik.com - Polisi di Kota Tegal kini punya peran baru yang tak kalah penting dari menjaga keamanan. Melalui program kolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal, para B...
TEGAL, puskapik.com - Polisi di Kota Tegal kini punya peran baru yang tak kalah penting dari menjaga keamanan.
Melalui program kolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal, para Bhabinkamtibmas dilatih menjadi Duta Rupiah yang siap mengedukasi masyarakat soal pentingnya Cinta, Bangga dan Paham (CBP) Rupiah.
Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) bertajuk Bank Indonesia dan Bhabinkamtibmas Mengedukasi dan Mengajak Masyarakat Paham Literasi Rupiah (Binmas Menyapa), yang digelar di Premiere Hotel Tegal, Selasa 21 Oktober 2025.
Sebanyak 35 anggota Bhabinkamtibmas Polres Tegal Kota mengikuti pelatihan tersebut.
Plh. Kepala Perwakilan BI Tegal, Teguh Triyono mengatakan, pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata memperluas literasi keuangan hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.
"Bhabinkamtibmas memiliki kedekatan dengan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Mereka bisa menjadi agen edukasi yang efektif untuk menyebarkan semangat cinta, bangga, dan paham Rupiah," ujar Teguh.
Dalam pelatihan ini, para peserta mendapat pembekalan lengkap soal tiga pilar utama CBP Rupiah.
“Cinta Rupiah” berarti mengenali ciri keaslian dan desain uang serta cara merawatnya dengan benar agar tidak cepat rusak.
“Bangga Rupiah” menanamkan kesadaran bahwa Rupiah bukan sekadar alat bayar, tetapi simbol kedaulatan dan pemersatu bangsa.
Sementara “Paham Rupiah” mengajarkan cara menggunakan uang secara bijak, berhemat, dan cerdas dalam bertransaksi, termasuk memanfaatkan sistem pembayaran digital.
Selain literasi Rupiah, BI Tegal juga memperkenalkan kebijakan sistem pembayaran modern seperti QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Edukasi ini penting untuk mendorong masyarakat beralih ke transaksi non tunai yang lebih praktis dan aman.
Teguh menambahkan, kolaborasi dengan Polres Tegal Kota ini diharapkan bisa melahirkan para duta Rupiah yang siap mengedukasi warga di berbagai lapisan.
"Kami ingin pesan tentang cinta dan bangga terhadap Rupiah tidak berhenti di ruang pelatihan, tapi terus digaungkan lewat peran aktif para Bhabinkamtibmas," kata Teguh.
Sementara itu, Kapolsek Tegal Timur Kompol, Suratman mengapresiasi langkah BI Tegal yang melibatkan jajarannya dalam program edukasi tersebut.
Menurut Suratman, kegiatan ini semakin memperkuat hubungan polisi dengan masyarakat.
"Edukasi ini juga bagian dari pencegahan peredaran uang palsu. Dengan memahami ciri uang asli, masyarakat bisa lebih waspada dan percaya diri menggunakan Rupiah," ujar Suratman. **



