Dandim Tegal Mitigasi Kerusakan Lereng Gunung Slamet

Senin, 22 Desember 2025 | 06.12
Dandim Tegal Mitigasi Kerusakan Lereng Gunung Slamet

SLAWI, puskapik.com - Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono SH MHan bersama Forkompinda Kabupaten Tegal lainnya akan melakukan mitigasi kerusakan lingkungan di lereng Gunung Slamet. Mitigas...

SLAWI, puskapik.com - Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono SH MHan bersama Forkompinda Kabupaten Tegal lainnya akan melakukan mitigasi kerusakan lingkungan di lereng Gunung Slamet. Mitigasi kerusakan lingkungan itu dilakukan menyusul banjir besar yang terjadi di Sungai Gung Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Sabtu 20 Desember 2025. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan himbauan kepada oknum-oknum yang melakukan kegiatan-kegiatan ilegal di sekitar kawasan Gunung Slamet yang masuk wilayah Kabupaten Tegal,” kata Dandim Letkol Inf Rachmat saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir di objek wisata Guci, Minggu 21 Desember 2025. Letkol Inf Rachmat menegaskan komitmen aparat untuk melakukan mitigasi terhadap segala bentuk upaya yang berpotensi merusak lingkungan di kawasan hulu dengan melibatkan stakeholder atau instansi terkait. Namun demikian, Rachmat menekankan bahwa komitmen tersebut tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya sinergi yang kuat dari seluruh pihak. “Komitmen ini tidak dapat kami laksanakan secara maksimal tanpa adanya sinergitas yang solid dari semua pihak. Kabupaten Tegal akan maju dan semakin kuat apabila seluruh elemen masyarakat, baik yang berada di atas, tengah, maupun bawah, dapat memberikan kontribusi yang sama,” tegas Letkol Inf Rachmat. Lebih lanjut dikatakan, kehadiran Forkopimda di lokasi merupakan bentuk komitmen TNI - Polri dan pemerintah dalam memastikan kondisi pascabanjir sekaligus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. “Siang hari ini, Minggu, 21 Desember 2025, kami bersama Bupati Tegal, Kapolres Tegal, serta jajaran Forkopimda meninjau langsung lokasi pascabanjir di Objek Wisata Guci Tegal yang terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025 sore. Berkaitan dengan hal tersebut, kami berupaya semaksimal mungkin untuk memfasilitasi dan melayani masyarakat. Alhamdulillah, hingga saat ini kami belum mendapatkan laporan adanya korban jiwa,” ujar Dandim 0712/ Tegal. Ia menegaskan bahwa seluruh unsur Forkopimda hadir dan bekerja secara terpadu dalam upaya pelayanan kemanusiaan akibat bencana masyarakat terdampak dan monitoring langsung di lapangan bersama-sama dengan warga. “Kehadiran dan kebersamaan kami dalam upaya mitigasi serta pelayanan kepada masyarakat dilaksanakan secara bersama-sama,” kata Rachmat. Dalam kesempatan itu, Dandim juga menyoroti informasi yang beredar di media sosial terkait kondisi pascabanjir di kawasan wisata Guci. Fakta di Lapangan Dandim Tegal menilai sebagian informasi tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan. “Sejak kemarin kami memantau pemberitaan di media sosial. Beberapa informasi yang telah tersebar hingga saat ini tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Karena itu, saya mengimbau agar situasi ini tidak terlalu didramatisir. Kami berharap peran media untuk membantu kami yang bekerja dibawah ini dalam melayani kepada masyarakat," kata Dandim. Rachmat menyampaikan bahwa saat ini pemerintah daerah fokus pada upaya pemulihan serta pembangunan kembali infrastruktur di sekitar kawasan wisata Guci sebagai langkah perbaikan ke depan sehingga nilai destinasi di wilayah Guci ini tetap terjaga di mata masyarakat pada umumnya. “Saat ini kami bersama pemerintah daerah berupaya keras untuk membangun kembali infrastruktur di sekitar kawasan wisata Guci dalam rangka perbaikan ke depan,” jelasnya. Hingga Minggu sore, proses pembersihan material lumpur serta perbaikan akses di kawasan wisata Guci masih terus dilakukan oleh petugas gabungan bersama masyarakat setempat. Pemerintah daerah Kabupaten Tegal memastikan langkah mitigasi lanjutan akan terus dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.***

Artikel Terkait