Bantuan Gubernur Dicoret, Rencana Polder di Pondok Martoloyo Tegal Menggantung

Bantuan Gubernur dicoret, rencana pembangunan polder Pondok Martoloyo Tegal senilai Rp5 miliar belum terealisasi dan masih menggantung.

TEGAL, puskapik.com - Harapan warga Perumahan Pondok Martoloyo, Kelurahan Panggung, Kota Tegal, untuk segera terbebas dari banjir dan rob kembali tertahan.

Rencana pembangunan polder atau kolam retensi senilai sekitar Rp 5 miliar yang sebelumnya diusulkan melalui Bantuan Gubernur atau Bangub Jawa Tengah, dipastikan tidak masuk dalam daftar pendanaan.

Plt Kepala DPUPR Kota Tegal, Heru Prasetya, mengungkapkan bahwa sumber anggaran Bangub yang diharapkan dapat membiayai pembangunan polder tersebut telah dicoret, sehingga hingga kini belum ada kepastian realisasi.

Baca Juga: Vonis Pidana Mati PN Kendal Akhiri Kasus Pembunuhan Kedungsuren Kaliwungu Selatan

“Untuk rencana polder di wilayah timur Kali Anyar, usulan dari Bantuan Gubernur tidak masuk. Tahun ini memang belum ada penganggaran,” kata Heru saat mendampingi Komisi III DPRD Kota Tegal, melakukan kunjungan lapangan, Rabu 4 Februari 2026.

Meski demikian, Heru menegaskan bahwa pembangunan polder tetap menjadi kebutuhan mendesak, mengingat kawasan Perumahan Pondok Martoloyo dan Jalan Timor-Timur, kerap terdampak genangan akibat rob dan curah hujan tinggi.

Menurut Heru, selama ini penanganan banjir belum berjalan optimal karena masih mengandalkan peninggian tanggul di beberapa titik.

Baca Juga: 7 Solusi Sapih Nyaman, Minim Trauma Payudara bagi Ibu Menyusui

Kondisi tersebut justru memicu persoalan baru, ketika wilayah dengan tanggul lebih rendah menjadi terdampak genangan.

“Yang terjadi sekarang ini adalah tinggi-tinggian tanggul. Mana yang lebih rendah, itulah yang akhirnya kena,” ujar Heru.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait