Atasi Banjir di Pesarean Tegal, Komisi III Turun ke Lapangan

Rabu, 21 Januari 2026 | 13.11
Komisi DPRD Kabupaten Tegal kunjungi Sungai Jembatan Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Rabu 21 Januari 2026.
Komisi DPRD Kabupaten Tegal kunjungi Sungai Jembatan Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Rabu 21 Januari 2026.

Komisi III DPRD Tegal tinjau banjir Pesarean, identifikasi jembatan sempit & sampah sebagai penyebab, rencana usulkan perbaikan.

SLAWI, puskapik.com - Komisi III DPRD Kabupaten Tegal turun langsung ke lapangan untuk melihat langsung persoalan banjir di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Rabu 21 Januari 2026. Pasalnya, banjir di Pesarean hampir terjadi tiap tahun saat musim penghujan.

Kunjungan Komisi III dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal Umi Askiyani didampingi Wakil Ketua Komisi III M Khuzaeni dan sejumlah anggota komisi III.

Dalam kunjungan itu, komisi III penyusuri Sungai Jembangan yang melintasi desa tersebut.

Baca Juga: Usai Dokar, Kini Buggy Car Antar Pejabat DPUPR Kota Tegal

Di beberapa titik sungai, komisi III sempat berdialog dengan masyarakat sekitar untuk mengetahui penyebab banjir di wilayah Pesarean.

"Kalau dari hasil tinjauan lapangan banjir di Pesarean, karena arus sungai terhambat jembatan," kata M Khuzaeni di sela-sela kunjungan di Desa Pesarean.

Pria yang akrab disapa Jeni itu, melihat Jembatan Pesarean terlalu sempit. Tidak hanya sampah yang menghambat laju air, tapi sempitnya jembatan juga membuat air meluap ke rumah warga.

"Kami akan usulkan untuk rehab jembatan di Sungai Jembangan wilayah Pesarean. Kalau sungai kewenangan provinsi, tapi jembatan menjadi kewenangan kabupaten," ujarJeni.

Namun demikian, budaya masyarakat membuang sampah di sungai juga harus terus disosialisasikan. Kondisi itu diyakini akan membuat Pesarean tidak menjadi langganan banjir tiap musim penghujan.

"Kesadaran masyarakat harus ditumbuhkan agar tidak membuang sampah di sungai," pintanya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait