Polres Tegal Prioritaskan Keselamatan Warga Desa Padasari , Personel Disiagakan Penuh

Penanganan tanah bergerak di Kabupaten Tegal terus dilakukan, 900 rumah terdampak dan 2.546 jiwa mengungsi, evakuasi serta distribusi bantuan diprioritaskan.
SLAWI, puskapik.com – Upaya penanganan bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal terus dilakukan secara maksimal oleh pemerinta daerah termasuk jajaran Polres Tegal serta unsur relawan.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini.
Langkah terpadu ini difokuskan pada evakuasi warga, pengamanan wilayah terdampak, distribusi bantuan logistik, dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Tegal.
Baca Juga: Perpani Tegal Fokus Pembinaan Atlet Muda, Alat Latihan Akan Dipinjamkan Gratis
“Personel kami disiagakan penuh untuk melaksanakan evakuasi, pengamanan, serta memastikan distribusi bantuan berjalan lancar. Kami juga melakukan patroli rutin guna menjaga keamanan rumah warga yang ditinggalkan,” ujarnya, Senin, 16 Februari 2026.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 900 unit rumah terdampak akibat pergerakan tanah yang terjadi sejak awal Februari 2026. Dari jumlah tersebut, 405 rumah mengalami kerusakan berat, 190 rusak sedang, 96 rusak ringan, dan 164 masih dalam kondisi baik, serta tambahan 45 unit hasil pendataan pemerintah desa.
Selain permukiman, kerusakan juga meliputi fasilitas sosial, pendidikan, tempat ibadah, serta infrastruktur jalan, jembatan, dan bendung irigasi. Sektor peternakan turut terdampak dengan total 2.346 ekor hewan ternak.
Baca Juga: Update Kasus teror Penembakan Pekalongan: Polisi Periksa saksi saksi dan Perdalam Bukti CCTV
Sementata itu, jumlah pengungsi saat ini tercatat 654 kepala keluarga atau 2.546 jiwa yang tersebar di sejumlah titik pengungsian, termasuk majelis, sekolah, rumah warga, gedung serbaguna, hingga pondok pesantren.
Untuk menjamin kebutuhan dasar, lima dapur umum terus beroperasi memproduksi ribuan porsi makanan setiap hari yang didistribusikan ke seluruh lokasi pengungsian.


