Temuan Kasus Hampir 1000, HIV AIDS Masih Mengintai Pemalang

Senin, 1 Desember 2025 | 21.55
Temuan Kasus Hampir 1000, HIV AIDS Masih Mengintai Pemalang

PEMALANG, puskapik.com – Peringatan Hari AIDS Sedunia kembali membuka fakta bahwa kasus HIV di Kabupaten Pemalang masih terus bertambah. Temuan kasusnya kini hampir menyentuh angka 1000 orang. Peringa...

PEMALANG, puskapik.com – Peringatan Hari AIDS Sedunia kembali membuka fakta bahwa kasus HIV di Kabupaten Pemalang masih terus bertambah. Temuan kasusnya kini hampir menyentuh angka 1000 orang. Peringatan Hari AIDS Sedunia yang jatuh setiap 1 Desember menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penularan HIV/AIDS. Di Kabupaten Pemalang, kasus HIV terus bertambah dari tahun ke tahun dan menggambarkan fenomena gunung es, tinggi di permukaan namun lebih banyak yang belum terdeteksi. Pengelola Program HIV/AIDS Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang, Agus Winarno, menyampaikan, sejak tahun 2003 hingga saat ini total 916 kasus HIV telah ditemukan di Kabupaten Pemalang. Angka tersebut merupakan hasil skrining dan penanganan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang bersama fasilitas layanan kesehatan. “Kalau jumlahnya di tahun 2025 sampai Oktober itu temuan kasus ada 157 orang, 105 laki-laki dan 52 perempuan,” ujar Agus Winarno saat ditemui puskapik.com di kantornya, Jumat 28 November 2025. Meski masih tinggi, jumlah temuan kasus baru sepanjang 2025 tercatat lebih rendah dari tahun 2024. Tahun lalu Dinas Kesehagan Pemalang menemukan 188 orang positif HIV/AIDS. "Untuk tahun 2024 itu ada 188 temuan kasus, 119 laki-laki dan 69 perempuan." paparnya. Menurut Agus Winarno, pola penularan HIV/AIDS di Pemalang hampir sama dengan daerah lain di Indonesia. “Kalau penularannya hampir rata-rata disebabkan karena hubungan seks yang berisiko, dia jadi pelanggan Pekerja Seks Komersial atau dia gonta ganti pasangan,” jelasnya. Beberapa tahun lalu Kabupaten Pemalang juga sempat menjadi sorotan lantaran meningkatnya kasus HIV/AIDS pada laki-laki penyuka sesama jenis. Kabar itu pun viral di media sosial. Agus Winarno menyebut, persoalan yang sama dihadapi hampir di setiap daerah, bukan hanya di Kabupaten Pemalang. “Ya saya kira di setiap daerah sama saja, mungkin perjalanan zaman seperti itu, kayaknya enggak cuma di Pemalang, daerah lain juga seperti itu,” ungkapnya. Tingginya temuan kasus mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi dan pemeriksaan kelompok berisiko. Upaya tersebut dilakukan tidak hanya di masyarakat umum tetapi juga pada kelompok rentan. “Pencegahannya kita buat sosialisasi kepada masyarakat untuk mengetahui apa itu HIV,” tutur Agus Winarno. “Kita juga periksa terhadap mereka yang berisiko, kalau sudah diperiksa kita suluh agar mereka menjaga kesehatannya, jadi tidak nambah lagi, seperti PSK sampai warga binaan di rumah tahanan.” imbuhnya. Peringatan Hari AIDS Sedunia tahun ini diharapkan menjadi pengingat bersama tentang bahaya HIV/AIDS serta upaya pencegahan penularannya di tengah masyarakat. **

Artikel Terkait