PKB Tancap Gas Kaderisasi, SKP Perdana Digelar di Comal Pemalang

Rabu, 19 November 2025 | 01.57
PKB Tancap Gas Kaderisasi, SKP Perdana Digelar di Comal Pemalang

PEMALANG, puskapik.com – PKB semakin serius menyiapkan generasi politik baru dengan menggelar Sekolah Kader Perubahan (SKP) sebagai wadah pembelajaran politik bagi generasi muda. Sekolah Kader Perubah...

PEMALANG, puskapik.com – PKB semakin serius menyiapkan generasi politik baru dengan menggelar Sekolah Kader Perubahan (SKP) sebagai wadah pembelajaran politik bagi generasi muda. Sekolah Kader Perubahan (SKP) itu digelar di Gedung MWC Nahdlatul Ulama (NU) Comal, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Minggu 16 November 2025. Kegiatan ini diikuti sedikitnya 101 peserta, yang berasal dari kalangan muda serta pengurus DPAC PKB dari tiga kecamatan, yakni Bodeh, Comal, dan Ulujami. SKP ini menjadi bagian dari pengkaderan politik PKB untuk memperkuat basis serta menyiapkan generasi baru dalam menghadapi dinamika politik Pemilu 2029. Sekolah Kader Perubahan di Kecamatan Comal ini jadi kegiatan perdana yang diselenggarakan Slamet Ramudji, Wakil Ketua DPRD Pemalang Fraksi PKB DPRD. Slamet Ramudji, mengatakan, pelaksanaan SKP merupakan instruksi langsung dari DPP PKB kepada seluruh DPC di Indonesia. “Jadi SKP ini merupakan instruksi DPP kepada DPC PKB Kabupaten Pemalang yang wajib dilaksanakan anggota fraksi masing-masing di tiap dapil,” ujar Slamet. PKB, kata dia, selalu berada di garda depan memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat, maka itu pengkaderan di tingkat bawah menjadi suatu keharusan. Menurut Slamet Ramudji, SKP dirancang untuk menyisir kader-kader baru agar memahami dunia politik, peran partai, dan arah kebijakan PKB yang memihak rakyat. “SKP ini untuk menyisir kader-kader baru agar lebih memahami apa itu politik dan kebijakan-kebijakan partai yang pro dengan masyarakat,” tegasnya. Pemilihan Gedung MWC NU Comal sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Slamet mengatakan, langkah ini merupakan wujud sinergitas antara Nahdlatul Ulama dan PKB, sekaligus untuk menegaskan kedekatan kultural di tingkat akar rumput. “Kenapa dilaksanakan di MWC NU? Agar generasi pemula atau kader baru lebih memahami kedekatan NU dan PKB di lini bawah atau akar rumput,” ujarnya. Partai Kebangkitan Bangsa menaruh perhatian besar pada kelompok muda sebagai penentu peta politik nasional. Karena itu, peserta SKP kali ini didominasi generasi usia 20 hingga 30 tahun, yang dianggap sebagai kunci kekuatan elektoral lima tahun mendatang. Melalui SKP, PKB berharap lahir para kader muda terutama Gen-Z dan Milenial, sebagai kekuatan baru partai menuju Pemilu 2029. **

Artikel Terkait