Pembinaan Strategis, Perumda Tirta Mulia Pemalang Genjot Peningkatan Layanan

Selasa, 18 November 2025 | 20.33
Pembinaan Strategis, Perumda Tirta Mulia Pemalang Genjot Peningkatan Layanan

PEMALANG, puskapik.com – Upaya meningkatkan profesionalisme, kualitas layanan, serta sinergitas antar BUMD menjadi fokus utama dalam kegiatan pembinaan Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang...

PEMALANG, puskapik.com – Upaya meningkatkan profesionalisme, kualitas layanan, serta sinergitas antar BUMD menjadi fokus utama dalam kegiatan pembinaan Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang. Kegiatan pengarahan dan pembinaan itu berlangsung di halaman Kantor Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang, Sabtu 15 November 2025. Acara ini dihadiri Bupati Pemalang yang juga Kuasa Pemilik Modal (KPM), Anom Widiyantoro, bersama seluruh jajaran direksi, dewan pengawas, serta ratusan karyawan Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang. Dalam sambutannya, Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang, Moch Arief Setiawan, mengatakan, kegiatan pembinaan ini memiliki makna strategis dalam peningkatan kompetensi pegawai. Menurutnya, pembinaan bukan hanya agenda rutin, tetapi sebuah proses penguatan menyeluruh bagi perusahaan. “Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya peningkatan kapasitas, profesionalisme, dan karakter pegawai agar mampu beradaptasi dengan tantangan terkini,” ujarnya. Arief Setiawan menambahkan bahwa pembinaan perusahaan tidak hanya menyentuh aspek teknis dan operasional, namun juga mencakup bidang manajerial, keuangan, serta pengembangan sumber daya manusia. Dalam pemaparannya, ia menyebutkan bahwa Perumda Air Minum Tirta Mulia saat ini memiliki 11 sumber mata air dengan debit terpasang 583 liter per detik (lps) dan debit terpakai 455,73 lps berdasarkan data BPKP tahun 2024. Moch Arief Setiawan juga menerangkan bahwa jumlah pelanggan terus meningkat dimana ada 63.765 pelanggan terpasang dan 61.954 pelanggan aktif. Angka tersebut kini berangsur naik. Lebih jauh, untuk meningkatkan kualitas layanan, PDAM terus melakukan rehabilitasi jaringan pipa HDPE guna menekan kebocoran air. PDAM pun mengajukan bantuan pemerintah pusat untuk penggantian pipa ACP. “Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan. Salah satunya dengan rehabilitasi jaringan pipa HDPE. Kami juga sedang berproses untuk mendapatkan bantuan penggantian pipa ACP ke HDPE,” jelasnya. Sementara itu, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menekankan bahwa Perumda Air Minum Tirta Mulia memiliki peluang ekspansi pasar yang besar, terutama dengan bertumbuhnya sektor industri di Pemalang. “Perumda memiliki peluang pasar yang luar biasa. Harga industri tentu lebih tinggi daripada rumah tangga, sehingga bisa ada kontribusi—semacam subsidi—untuk pelanggan rumah tangga,” ujarnya. Anom Widiyantoro juga menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan karena selama ini masih terdapat keluhan pelanggan mengenai kebocoran pipa yang berdampak pada matinya aliran air, bahkan kerap ramai di media sosial. “Kalau pasarnya rumah tangga, pelayanan itu sangat sensitif. Sementara pasar industri punya back up volume. Ini harus diantisipasi, apalagi peluang di sektor industri sangat besar,” tegasnya. Ia mendorong jajaran direksi untuk menyiapkan perencanaan matang, termasuk menyajikan potensi perusahaan dalam angka-angka finansial yang menarik sehingga dapat meningkatkan minat investor. Bupati Pemalang meminta agar potensi besar yang dimiliki Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang dikonversi menjadi analisis yang konkret untuk mendukung penyusunan Rencana Kerja Perusahaan (RKP) 2026. “Angka-angka yang disajikan tadi masih kurang bombastis. Saya ingin RKP 2026 angkanya fantastis,” tegas Anom Widiyantoro. Selain itu, Anom Widiyantoro mengingatkan agar Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang tidak berjalan sendiri, tetapi terus membangun kolaborasi dengan BUMD Pemalang lainnya. “Jangan merasa cukup, jangan merasa bangga sendiri. Antar-BUMD harus saling menopang dan mendukung,” pesannya. **

Artikel Terkait