Pemalang Pastikan Tiket Lolos ke Porprov Jawa Tengah 2026
Senin, 17 November 2025 | 05.52

PEMALANG, puskapik.com – Tim Sepak Bola Kabupaten Pemalang mengantongi tiket Porprov Jawa Tengah XVII/2026 setelah menjalani laga terakhir babak kualifikasi Grup A melawan Banjarnegara. Laga pamungkas...
PEMALANG, puskapik.com – Tim Sepak Bola Kabupaten Pemalang mengantongi tiket Porprov Jawa Tengah XVII/2026 setelah menjalani laga terakhir babak kualifikasi Grup A melawan Banjarnegara.
Laga pamungkas ''Laskar Benowo'' di babak kualifikasi Grup A Porprov Jawa Tengah XVII/2026 itu berlangsung Stadion Soemitro Kolopaking, Kabupaten Banjarnegara, Minggu 16 November 2025, sore.
Pertandingan berjalan cukup sengit. Pemalang sempat unggul lebih dulu lewat gol Yanuar Pratama di menit 42. Keunggulan itu tak bertahan lama, karena Banjarnegara akhirnya membalas melalui sepakan Zulfikar di menit 49.
Memasuki babak kedua, Pemalang kembali menemukan momentumnya. Baru satu menit setelah gol balasan tuan rumah, Muhammad Raihan Nafis Mahardika berhasil membawa Pemalang unggul 2–1 di menit 50.
Namun kemenangan di depan mata itu harus buyar menjelang laga usai. Banjarnegara mendapat hadiah penalti di menit 88, dan Afrizal Muchtar sukses menyamakan kedudukan menjadi 2–2 sore itu.
Meski hanya mengantongi dua poin, Kabupaten Pemalang menutup babak kualifikasi dengan total 7 poin dari tiga pertandingan melawan Kabupaten Cilacap, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Banjarnegara.
Raihan tersebut sudah cukup untuk menempatkan Pemalang sebagai juara Grup A dan memastikan satu tempat di Porprov Jawa Tengah XVII/2026.
Sejarah Terukir: Pemalang Melaju ke Porprov, Askab Minta Dukungan Pembinaan
Keberhasilan lolos ke Porprov Jawa Tengah XVII/2026 menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Kabupaten Pemalang.
Setelah melalui persaingan ketat di Grup A, Pemalang akhirnya mampu mengamankan posisi puncak dengan 7 poin, sebuah capaian yang sudah lama diidamkan para pecinta sepak bola Kota Ikhlas.
Ketua Askab PSSI Kabupaten Pemalang, Hengki Wijaya, tak bisa menyembunyikan rasa syukur dan kebanggaannya atas hasil tersebut.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial yang bekerja keras hingga mencatatkan sejarah baru ini. Dukungan masyarakat dan pemerintah daerah juga menjadi bagian penting dari keberhasilan tim.
"Saya sangat bangga dengan kerja keras para pemain, pelatih, dan seluruh ofisial. Mereka telah memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Pemalang." ujarnya kepada puskapik.com via seluler, Minggu 16 November 2025.
"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Pemalang atas doa dan dukungannya. Terima kasih juga kepada pemerintah daerah, khususnya Pak Bupati, yang telah memberikan perhatian." imbuhnya.
Menurut Hengki Wijaya, hasil ini menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola yang dilakukan Askab PSSI Pemalang selama ini berada di jalur yang benar.
Ia berharap pencapaian tersebut bisa menjadi pertimbangan bagi pemerintah daerah untuk memberi perhatian lebih pada pembinaan pemain muda, yang kelak juga akan menjadi tulang punggung PSIP Pemalang.
Hengki Wijaya mengingatkan bahwa proses pembinaan membutuhkan dukungan serius dan berkelanjutan dari Pemerintah Daerah Pemalang, termasuk soal anggaran yang selama ini kerap menjadi kendala.
Dirinya menilai ke depan anggaran pembinaan sebaiknya dipisahkan dari PSIP, karena kebutuhan pengembangan atlet cukup besar.
“Sepak bola ini olahraga mahal. Setiap tahun setidaknya membutuhkan anggaran tidak kurang Rp 500 juta untuk pembinaan, sesuai road map yang kita susun,” jelasnya.
Hengki Wijaya berharap capaian lolos Porprov Jawa Tengah ini menjadi momentum untuk memajukan sepak bola Pemalang agar tidak lagi terhambat masalah-masalah dasar, terutama pendanaan. **



