Komisi B DPRD Desak Rehabilitasi Jalan Vital Penopang Ekonomi Pemalang
Senin, 13 Oktober 2025 | 21.08

PEMALANG, puskapik.com – Anggota Komisi B Bidang Pembangunan DPRD Pemalang, Arif Lukman Muslim, mendesak pemerintah segera merehabilitasi sejumlah ruas jalan yang menjadi akses vital bagi perekonomian...
PEMALANG, puskapik.com – Anggota Komisi B Bidang Pembangunan DPRD Pemalang, Arif Lukman Muslim, mendesak pemerintah segera merehabilitasi sejumlah ruas jalan yang menjadi akses vital bagi perekonomian masyarakat.
Ruas jalan yang dimaksud antara lain Jalan Alternatif Wisnu–Watukumpul pasca longsor, serta Jalan Paduraksa–Lobongkok yang menjadi jalur utama pekerja di kawasan industri Pemalang.
Tonton Video Komisi B DPRD Desak Rehabilitasi Jalan Vital
Menurut Arif, hingga kini banyak warga mengeluhkan sulitnya akses menuju Watukumpul karena jalan alternatif Wisnu belum juga dibangun pasca longsor yang terjadi sejak Januari 2025.
“Sudah lama masyarakat menunggu perbaikan jalan alternatif Wisnu–Watukumpul itu. Mereka kesulitan mobilitas,” ungkap Arif kepada puskapik.com, Senin 13 Oktober 2025.
Selain itu, kondisi Jalan Paduraksa–Lobongkok juga menjadi sorotan. Arif mengatakan, para pengendara termasuk pekerja pabrik kerap kecelakaan akibat jalan rusak.
“Ada banyak laporan kecelakaan, terutama dari pekerja pabrik di kawasan industri, termasuk PT Long Well. Kondisinya memang memprihatinkan, banyak lubang dan bergelombang.” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, perbaikan ruas Jalan Paduraksa–Lobongkok mendesak karena berkaitan langsung dengan keselamatan ribuan tenaga kerja di kawasan industri Pemalang.
Saat ini tercatat ada sekitar 2.700 orang telah bekerja di PT Long Well International, dan jumlah tersebut nantinya akan bertambah hingga 22.000 pekerja.
“Tak bisa dibayangkan jika nanti 22.000 orang harus melintas di jalan rusak seperti itu. Ini soal keselamatan mereka, dan harus segera ditangani,” tegas Arif.
Lebih jauh, Arif menilai, rehabilitasi jalan bukan hanya untuk keselamatan pengguna, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap iklim investasi di Pemalang.
“Ayo kita tunjukkan Pemalang ini pro-investasi. Penyediaan akses jalan yang memadai sangat penting agar investor tak ragu menanamkan modal dan ekonomi masyarakat bisa tumbuh,” tandasnya.
Arif Lukman Muslim berharap agar pembangunan jalan alternatif Wisnu–Watukumpul dan Paduraksa–Lobongkok dapat masuk dalam perencanaan APBD Pemalang 2026.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten Pemalang berencana mengalokasikan anggaran sebesar Rp235 miliar untuk infrastruktur, di mana Rp145 miliar di antaranya berasal dari pinjaman daerah.
“Kami minta APBD 2026 maksimalkan pembangunan jalan agar merata, utamanya akses vital perekonomian masyarakat, jadi manfaatnya benar-benar dirasakan warga." pungkasnya. **



