Evakuasi Jenazah Pendaki Gunung Slamet Syafiq Terkendala Cuaca Buruk

Evakuasi pendaki yang hilang di Gunung Slamet, atas nama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) asal Kota Magelang terkendala cuaca buruk.
PEMALANG, puskapik.com - Evakuasi pendaki yang hilang di Gunung Slamet, atas nama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) asal Kota Magelang terkendala cuaca buruk.
Para tim relawan masih menunggu cuaca membaik untuk membawa turun jenazah survivor yang ditemukan di atas jalur Gunung Malang.
"Kondisi di lapangan hujan besar, dan angin kencang, namun tidak menutup kemungkinan evakuasi dilakukan malam ini dengan pertimbangan apabila kondisi cuaca baik,"kata salah satu tim SAR dari Wanadri yang disiarkan melalui media sosial, Rabu 14 Januari 2026.
Baca Juga: RAT 2025, KPTR Sumber Manis Pangkah Tegal Bertransformasi Keanggotaan ke Luar Daerah
"Bagi relawan yang ingin membantu evakuasi juga harus didata dulu, dan diharapkan membawa paket makanan dan minuman secukupnya," lanjutnya.
Menurut Kepala pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin mengatakan, kondisi cuaca buruk di atas menjadi salah satu kendala evakuasi korban.
Selain itu, lanjut Agus, kondisi medan yang curam, menjadi kesulitan tersendiri bagi tim relawan, sehingga perlu kehati hatian.
Lokasi penemuan yang berada diatas, sekitar jalur Gunung Malang menjadi tantangan tersendiri untuk mengevakuasi korban.
Dari BPBD Pemalang sudah menyiapkan sarana prasarana untuk menangani korban.



