Kejadian Motor Hilang Warnai Pencairan BLT di Parkiran Kantor Pos Taman Pemalang
Sabtu, 29 November 2025 | 19.50

PEMALANG, puskapik.com – Keramaian dalam antrean penerima BLT Kesra di Kantor Pos Taman Kabupaten Pemalang mendadak diwarnai kepanikan usai seorang warga yang merasa kehilangan motor di parkiran, Kami...
PEMALANG, puskapik.com – Keramaian dalam antrean penerima BLT Kesra di Kantor Pos Taman Kabupaten Pemalang mendadak diwarnai kepanikan usai seorang warga yang merasa kehilangan motor di parkiran, Kamis pagi 27 November 2025.
Seorang warga bernama Aeni mengalami peristiwa yang membuatnya panik setelah sepeda motor Honda Beat G-3969-QAD miliknya tak ditemukan di lokasi parkir pencairan BLT di Kantor Pos Taman.
Aeni mengaku tiba di kantor pos sekitar pukul 08.00 WIB dan memarkirkan motornya di area sekitar kantor pos. Dirinya kemudian selesai mengambil BLT selesai sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat menuju area parkir, betapa terkejutnya Aeni karena kendaraannya tak lagi berada di tempat semula. Ia mencari di berbagau titik, namun tak membuahkan hasil.
Aeni akhirnya melapor ke Polsek Taman. Menerima laporan tersebut, petugas Polsek Taman segera bergerak mengumpulkan informasi dan melakukan penelusuran di lapangan.
Kerja cepat itu membuahkan hasil. Petugas mendapat informasi adanya sepeda motor dengan ciri-ciri yang sama di sekitar Kantor Pos Taman, Jumat 28 November 2025 sekitar pukul 09.00 WIB.
Setelah pengecekan, dipastikan motor itu benar milik Aeni, dan petugas langsung menghubunginya untuk menjemput kendaraan.
Kapolsek Taman, AKP Mohammad Ghufron, S.H., M.H., memberikan keterangan terkait keberhasilan tersebut.
“Kami berupaya setiap laporan masyarakat ditangani secepat mungkin. Alhamdulillah dalam waktu satu hari sepeda motor berhasil ditemukan dan dapat dikembalikan kepada pemilik,” ujarnya.
Kapolsek Taman juga mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan, terutama di lokasi yang ramai dan tidak memiliki petugas parkir resmi.
“Kami mengingatkan agar warga memastikan lokasi parkir aman, mengunci ganda kendaraan, dan mengingat area parkirnya dengan baik." terang AKP Mohammad Ghufron
"Hal-hal kecil seperti ini bisa mencegah kepanikan yang tidak perlu,” tambah Kapolsek.
Saat menerima kembali sepeda motornya, Aeni tak dapat menyembunyikan rasa lega dan harunya. Aeni sangat bersyukur sepeda motor miliknya bisa kembali.
“Saya benar-benar panik karena motor tidak ketemu. Saya sudah cari ke mana-mana, tapi tidak ada. Terima kasih banyak kepada Polsek Taman yang cepat membantu.” ungkapnya.
Aeni juga mengakui bahwa padatnya lokasi serta rasa lelah akibat antre cukup lama membuatnya lupa persis di mana memarkir kendaraannya. Beruntung, motor tersebut ditemukan tanpa kerusakan.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih teliti dalam memarkir kendaraan, terlebih pada situasi dengan tingkat aktivitas yang tinggi. **



