Pemalang Inspiring Teacher Resmi Dibatalkan, Dindikbud Minta Dana Peserta Dikembalikan

Rabu, 3 September 2025 | 13.24
Pemalang Inspiring Teacher Resmi Dibatalkan, Dindikbud Minta Dana Peserta Dikembalikan

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Kegiatan Pemalang Inspiring Teacher resmi dibatalkan setelah menuai protes. Pihak penyelenggara pun akhirnya diminta mengembalikan uang dari para guru. Keputusan ini disampaik...

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Kegiatan Pemalang Inspiring Teacher resmi dibatalkan setelah menuai protes. Pihak penyelenggara pun akhirnya diminta mengembalikan uang dari para guru. Keputusan ini disampaikan langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pemalang, Ismun Hadiyo, menyusul adanya gejolak penolakan dari masyarakat dan guru. "Kegiatan Pemalang Inspiring Teacher yang sejak awal dilaksanakan pihak ketiga, kami dari Disdikbud mendesak untuk dibatalkan,” kata Ismun, Rabu (3/9/2025). Ismun menjelaskan bahwa kegiatan itu bukan inisiatif langsung Disdikbud, melainkan murni program pihak ketiga. Namun dalam perkembangannya, penyelenggara bersikukuh untuk melaksanakan kegiatan meski menuai penolakan. Pemerintah pun memutuskan untuk meminta acara tersebut dibatalkan. “Terkait dengan uang yang sudah masuk ke penyelenggara, saya juga enggak tahu jumlahnya berapa. Kami sepakat untuk segera dikembalikan kepada peserta,” tegasnya. Diungkapkan Ismun, sejak awal dirinya selaku kepala dinas tidak mengetahui detail pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia baru mendapatkan informasi di tahap akhir ketika rencana kegiatan akan digelar. “Dari awal saya tidak tahu, kemudian di akhir-akhir baru tahu ada rencana kegiatan dari penyelenggara yang bersikukuh untuk terjun langsung dalam penyelenggaraan,” ujarnya. Dengan keputusan ini, Dindikbud Pemalang memastikan Pemalang Inspiring Teacher tidak akan dilaksanakan dan dana yang telah disetorkan peserta harus dikembalikan sepenuhnya. Sebagai informasi, sebelumnya Indonesia Inspiring Teacher bekerja sama dengan Komunitas Pemalang Inspiring Teacher Community berencana menyelenggarakan Gebyar Pendidikan Pemalang. Kegiatan yang awalnya dijadwalkan tanggal 21 Agustus 2025 itu mengalami dua kali penundaan. Selama itu pula gelombang protes terus muncul dari kalangan masyarakat dan guru. Gelombang penolakan itu dilatarbelakangi tarif peserta sebesar Rp 200 ribu yang disebut memberatkan para guru dan sarat akan pungutan liar (Pungli). **

Artikel Terkait