Natal Aman, Pekalongan Sambut 2026 dengan Doa

Jumat, 26 Desember 2025 | 19.44
Natal Aman, Pekalongan Sambut 2026 dengan Doa

PEKALONGAN, puskapik.com – Polres Pekalongan menggelar apel konsolidasi di halaman Mapolres Pekalongan guna mengevaluasi hasil pengamanan perayaan Natal sekaligus mematangkan kesiapan pengamanan menya...

PEKALONGAN, puskapik.com – Polres Pekalongan menggelar apel konsolidasi di halaman Mapolres Pekalongan guna mengevaluasi hasil pengamanan perayaan Natal sekaligus mematangkan kesiapan pengamanan menyambut Tahun Baru 2026, Jumat (26/12/2025). Dalam suasana penuh kedisiplinan, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, memimpin langsung jalannya apel yang diikuti oleh seluruh pejabat utama, Kapolsek jajaran, serta personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Candi 2025. Kapolres mengawali arahannya dengan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi personel yang telah bekerja ekstra mengamankan jalannya ibadah Natal di seluruh gereja di wilayah hukum Polres Pekalongan pada 24-25 Desember kemarin. AKBP Rachmad menegaskan bahwa Operasi Lilin kali ini memiliki tantangan yang berbeda. Selain fokus pada arus mudik, Polri menitikberatkan pada kenyamanan ibadah umat Kristiani melalui prosedur sterilisasi yang ketat. "Alhamdulillah, pengamanan Natal di seluruh gereja di wilayah hukum Polres Pekalongan berjalan aman dan terkendali. Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan semua. Fokus utama kita tidak hanya pada arus mudik, tapi memastikan saudara kita melaksanakan ibadah dengan nyaman dan damai melalui sterilisasi dan pengamanan," ujar AKBP Rachmad. Mengingat masih adanya kegiatan di beberapa gereja, Kapolres menginstruksikan personel agar tetap siaga sesuai surat perintah dan tidak mengendorkan pengawasan. Menghadapi malam pergantian tahun, Kapolres menekankan hasil koordinasi dengan Forkopimda Kabupaten Pekalongan. Tahun baru 2026 di Pekalongan akan dirayakan secara khidmat sebagai bentuk empati terhadap musibah bencana yang menimpa wilayah Aceh dan Sumatera. "Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten bahwa perayaan tahun baru tidak dilakukan secara berlebihan. Kita ganti dengan doa bersama lintas agama. Saudara kita di Aceh dan Sumatera sedang mengalami musibah, kita patut memberikan dukungan moril berupa doa agar mereka kuat dan segera pulih," tegasnya. Selain aspek keamanan dari kriminalitas melalui tindakan preemtif hingga represif, AKBP Rachmad juga memberikan peringatan keras terkait ancaman bencana alam akibat cuaca ekstrem. "Saya minta para Kapolsek yang di wilayahnya ada lokasi wisata benar-benar mengawasi dengan baik, jangan sampai ada korban. Kita harus waspada terhadap pohon tumbang, longsor dan banjir. Respon cepat sudah baik, namun koordinasi dengan pengelola wisata harus terus ditingkatkan," tambah Kapolres. Di akhir arahannya, Kapolres meminta seluruh Kasatgas untuk lebih aktif di lapangan. Meskipun evaluasi beberapa hari terakhir menunjukkan hasil yang positif, kewaspadaan tidak boleh berkurang demi menjamin Kabupaten Pekalongan tetap kondusif hingga seluruh rangkaian operasi berakhir. **

Artikel Terkait