Longsor di Pekalongan, Warga Gotong Royong Buka Akses Jalan

Jalan Desa Lebakbarang sempat tertutup longsor. Warga dan aparat gabungan gotong royong evakuasi material, arus lalu lintas lancar.
PEKALONGAN, puskapik.com - Sinergi antara aparat gabungan dan warga berhasil membuka kembali akses jalan dari Desa Lebakbarang ke Desa Kutorembet, Kabupaten Pekalongan, yang sempat lumpuh akibat longsor. Pembersihan tanah dan batuan dilakukan secara gotong royong.
Longsor yang terjadi akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir sempat menutup badan jalan dan menghentikan mobilitas warga. Berkat tindakan cepat Tim Siaga Bencana, yang melibatkan Kepolisian, TNI, BPBD, Perhutani, Dinas PU, serta masyarakat setempat, material longsor berhasil dibersihkan dalam waktu singkat.
Kapolsek Lebakbarang Iptu Daryanto, S.H memimpin langsung jalannya pembersihan di lapangan. Ia memastikan bahwa prioritas utama tim gabungan adalah memulihkan konektivitas antar-desa agar aktivitas ekonomi dan sosial warga kembali normal.
Baca Juga: Longsor di Bongas Watukumpul Pemalang, Dua Orang Tertimbun
"Pagi ini kami bersama TNI, BPBD, Perhutani, dan dibantu penuh oleh warga Desa Kutorembet melaksanakan pembersihan sisa-sisa material longsor. Fokus kami adalah membuka akses jalan yang tertutup agar kendaraan bisa segera melintas kembali," ujar Iptu Daryanto, di lokasi kejadian, Sabtu (24/1).
Berdasarkan pantauan di lokasi, pembersihan dilakukan dengan alat seadanya serta koordinasi teknis dari dinas terkait. Beruntung, dalam insiden longsor tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil bangunan milik warga.
Iptu Daryanto menjelaskan bahwa respons cepat ini merupakan langkah mitigasi untuk mencegah tumpukan material semakin licin dan membahayakan pengendara.
Baca Juga: Longsor Tebing Sungai Kupang Talun, 6 Rumah Rusak 17 Warga Mengungsi
"Alhamdulillah, dalam kejadian ini nihil korban jiwa. Hanya material tanah yang menutupi jalan. Berkat kerja keras semua pihak, mulai pukul 09.00 wib tadi akses jalan sudah bisa dilalui kembali, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat," jelasnya.
Meskipun jalur sudah bisa dilalui, pihak kepolisian tetap memberikan catatan khusus mengingat wilayah Lebakbarang merupakan daerah perbukitan yang rawan akan pergerakan tanah, terutama saat hujan lebat turun.



