DFW Indonesia Gelar Pekan Perlindungan Sosial untuk Masyarakat Pesisir Pekalongan

Kamis, 20 November 2025 | 13.34
DFW Indonesia Gelar Pekan Perlindungan Sosial untuk Masyarakat Pesisir Pekalongan

PEKALONGAN, puskapik.com - Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia menggelar kegiatan Pekan Perlindungan Sosial - Hari Sehat Bersama di halaman Balai Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten P...

PEKALONGAN, puskapik.com - Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia menggelar kegiatan Pekan Perlindungan Sosial - Hari Sehat Bersama di halaman Balai Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Acara yang berlangsung pada Minggu 16 November 2025 itu menjadi upaya untuk memperluas akses informasi perlindungan sosial bagi masyarakat pesisir. Program tersebut menjadi bagian dari Protecting Rural & Ocean-dependent Societies through Participatory Economic Resilience (PROSPER). Yakni sebuah inisiatif yang bertujuan memperkuat sistem perlindungan sosial. Termasuk mengembangkan penghidupan masyarakat desa yang terdampak perubahan iklim, khususnya nelayan, pekerja migran sektor perikanan dan keluarganya. Program Direktur DFW Indonesia, Imam Trihatmadja mengatakan, kegiatan ini di rancang agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi layanan perlindungan sosial, terutama di sektor kesehatan. "Kami ingin memperluas jangkauan informasi dan mendukung masyarakat agar lebih siap menghadapi risiko kesehatan dan dampak perubahan iklim," jelas Imam dalam keterangan resmi, Rabu 19 November 2025. Pekan perlindungan sosial ini menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai pintu masuk partisipasi warga. Pemeriksaan di lakukan oleh tenaga kesehatan profesional untuk deteksi dini penyakit dan faktor risiko kesehatan. Selain layanan kesehatan, warga juga mendapat kesempatan melakukan konsultasi langsung dengan berbagai dinas terkait. Kampanye sosialisasi yang di lakukan meliputi informasi program perlindungan sosial di tiga sektor prioritas yakni kesehatan, pendidikan dan ketenagakerjaan. BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Pekalongan, turut hadir memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir. Project Coordinator PROSPER, Beni Sabdo Nugroho menyebut bahwa proyek ini di fokuskan di tiga desa pesisir Kabupaten Pekalongan. Sebab, tiga desa itu rentan terhadap dampak perubahan iklim, seperti banjir rob, abrasi pantai dan hilangnya sumber penghidupan masyarakat. "Melalui PROSPER, kami bekerja bersama pemerintah daerah dan desa untuk memperkuat pusat informasi perlindungan sosial yang terintegrasi dengan rencana penghidupan adaptif," ujar Beni. Menurut Beni, menggabungkan sosialisasi dengan kegiatan kesehatan menjadi strategi efektif untuk menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan akses informasi perlindungan sosial. Beni menambahkan, kegiatan ini merupakan rangkaian ketiga dari giat desa, setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Pecakaran dan Desa Api-Api. Beni menilai antusiasme warga pada kegiatan kali ini adalah yang tertinggi. "Dari tiga desa, desa ini animonya paling banyak. Puskesmas dan Dinkes juga kita libatkan secara lebih kuat sehingga pelayanan kesehatannya bisa lebih optimal," ungkap Beni. **

Artikel Terkait