Buka Jalur Baru, Pembangunan Jalan Semingkir-Wisnu Pemalang Tunggu Izin Perhutani
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 02.55

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Hampir delapan bulan sejak ambles pada pertengahan Januari lalu, ruas Jalan Raya Semingkir–Wisnu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang belum juga dibangun. Tebing curam di s...
PUSKAPIK.COM, Pemalang – Hampir delapan bulan sejak ambles pada pertengahan Januari lalu, ruas Jalan Raya Semingkir–Wisnu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang belum juga dibangun.
Tebing curam di sisi selatan jalan yang longsor pun masih menganga. Sementara ini pengendara yang ingin menuju Watukumpul atau sebaliknya terpaksa harus melintasi jalan darurat.
Mereka yang datang dari kota bisa saja melewati jalan alternatif lainnya seperti Jalan Raya Belik-Watukumpul, namun harus memutar lebih jauh. Kondisi ini lantas mempersulit akses warga.
Terbengkalainya Jalan Raya Semingkir-Wisnu itu pun belakangan menjadi sorotan masyarakat di tengah banyaknya perbaikan-perbaikan jalan di wilayah perkotaan.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemalang, Joko Tri Asmoro, mengatakan, saat ini rencana perbaikan ruas jalan tersebut dalam tahap pengurusan izin.
Pemerintah harus mengurus perizinan ke Perhutani untuk membuka jalur baru. Pasalnya jalur baru yang akan mengaktifkan ruas Jalan Raya Semingkir-Wisnu akan melewati lahan Perhutani.
"Nanti buat jalur baru, tapi jalur barunya kan melewati lahan Perhutani, jadi harus izin dulu ke Perhutani. Sedang proses pertimbangan teknis." ungkapnya, Jumat (29/8/2025).
"Jadi nanti trase-nya disana berubah, karena yang jalur lama rawan bencana, tidak direkomendasikan." imbuhnya.
Dikatakan Joko, pembukaan jalur baru tersebut merupakan satu-satunya solusi mengaktifkan ruas Jalan Raya Semingkir-Wisnu. Sebab, badan jalan lama dianggap sudah tidak aman untuk dilalui kendaraan.
"Kalau kita pakai jalur lama, takut bencana lagi, terlalu beresiko." paparnya.
Sebagai informasi, Jalan Raya Semingkir-Wisnu Watukumpul longsor usai diguyur hujan deras pada Senin (20/1/2025) lalu hingga berakibat jalur utama menuju Kecamatan Watukumpul itu lumpuh.
Saat itu longsor dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah setempat sejak pukul sore hingga malam. Warga sekitar sempat mendengar suara gemuruh saat malam hari, sebelum mengetahui terjadi longsor. **



