Apa Kabar 10 Program Prioritas Bidang Infrastruktur di Kabupaten Tegal 2025, Ini Progresnya
Jumat, 26 September 2025 | 23.44

TEGAL, puskapik.com - Di awal kepemimpinan Bupati Tegal dan Wakil Bupati Tegal, H Ischak Maulana Rohman dan Ahmad Kholid, pembangunan infrastruktur jadi prioritas. Bupati Ischak memiliki 10 program bi...
TEGAL, puskapik.com - Di awal kepemimpinan Bupati Tegal dan Wakil Bupati Tegal, H Ischak Maulana Rohman dan Ahmad Kholid, pembangunan infrastruktur jadi prioritas.
Bupati Ischak memiliki 10 program bidang infrastruktur yang menjadi prioritas di tahun 2025. Bagaimana progres 10 program tersebut?
"Hingga akhir September 2025, program tersebut semuanya telah berjalan dan rata-rata pekerjaan telah mencapai 34,37 persen," kata Kepala DPUPR Kabupaten Tegal, Teguh Dwijanto R usai rapat kerja dengan Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, Rabu (24/9).
Dijelaskan, progres tertinggi di pekerjaan pembangunan Running Track Stadion Trisanja sekitar 84,37 persen. Pembangunan Running Track Stadion Trisanja sesuai nilai kontrak sebesar Rp7 miliar.
Kegiatan yang dikerjakan penyedia jasa CV Berkah Lancar Jaya mulai 28 Juli 2025 itu, ditargetkan selesai pada 24 November 2025.
Untuk realisasi dana yang telah terserap dalam proyek unning Track Stadion Trisanja baru terserap Rp2,1 miliar.
" Lapisan sintetis top layer hampir selesai, dan pekerjaan penataan stadion masih dalam proses pelaksanaan," ujar Teguh.
Teguh membeberkan, pekerjaan yang progresnya paling rendah, yakni pembangunan Jembatan Sokasari di Kecamatan Bumijawa. Proyek dengan nilai kontrak Rp3,4 miliar yang dikerjakan penyedia jasa CV Safrida, pelaksanaan baru mencapai 1,75 persen.
Pekerjaan yang seharusnya dimulai 22 Juli 2025 baru menyelesaikan pembongkaran jembatan balley dan mulai pekerjaan pondasi.
"Tapi, untuk pelaksanaan pekerjaan sampai 16 Desember 2025," katanya.
Hingga kini, lanjut dia, progres pemesanan rangka Jembatan Sokasari sudah mencapai 50 persen.
Sedangkan pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas lainnya, yakni pekerjaan penataan Alun-alun Hanggawana nilai Rp7,2 miliar telah mencapai 27,44 persen, dan pembangunan gedung kantor Dishub Kabupaten Tegal nilai Rp4,8 miliar mencapai 14,66 persen.
"Untuk pekerjaan peningkatan jalan Jalingkos-Kendalserut 48,42 persen, Balamoa-Kemantran 45,87 persen, Balamoa-Pangkah 48,48 persen, Pangkah-Bogares 49,25 persen, Suradadi-Bader 18,45 persen, dan peningkatan jalan Balamoa-Bader 4,9 persen," terang Teguh.
Ditambahkan, rata-rata untuk pekerjaan peningkatan jalan sudah pengecoran fs 45 1 sisi hampir selesai.
Terkecuali untuk peningkatan jalan Suradadi-Bader sudah mulai pengecoran beton fs 45 dan akan dilakukan percepatan progres.
Sedangkan, jalan Balamoa-Bader baru mulai perbaikan beton existing yang rusak.
"Perlu dibongkar beton existing serta penambahan lubang dengan CAP segera akan dilakukan percepatan," pungkasnya. **
Artikel Terkait

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Kesesi Pekalongan, Sejumlah Fasilitas Umum Rusak

Niat Hendak Kencing, Buruh Bongkar Muat di Pekalongan Tewas Tersengat Tiang Lampu Jalan

Sterilisasi Ketat GPU Kajen, Polres Pekalongan Pastikan Natal Bersama Aman
