Trenyuh, Pemudik Hidrosefalus Asal Sukoharjo dapat Layanan Istimewa, Wagub Jateng: Harus Diantar Sampai Rumah

Selasa, 17 Maret 2026 | 09.57

Wakil Gubernur Jateng dampingi Adelia, pemudik disabilitas, dalam mudik gratis penuh perhatian dari Bandung ke Sukoharjo.

​BANDUNG, puskapik.com - Langkah kaki Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen terhenti di lorong sempit sebuah bus yang terparkir di Lanud Husein Sastranegara, Bandung pada Senin siang, 16 Maret 2026.

Di baris paling belakang, area yang biasanya paling riuh, suasana justru sunyi dan penuh haru. Di sana, Adelia Adinda Putri (25) terbaring tenang.

Gadis asal Sukoharjo pengidap hidrosefalus ini tak bisa duduk, apalagi berjalan. Seluruh perjalanan mudiknya kali ini harus ia lalui dengan merebah di atas deretan kursi panjang yang sengaja dikosongkan panitia.

Baca Juga: Pemudik Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki, Dua Luka

​Taj Yasin perlahan mendekat, memastikan warga istimewanya itu dalam kondisi nyaman. Baginya, Adelia bukan sekadar pemudik, melainkan tamu kehormatan.

“Tadi ada dua yang istimewa. Salah satunya Adelia ini, dia tidak bisa duduk karena sakit di punggung,” ujar Gus Yasin sapaan akrabnya.

Ia menegaskan layanan pemerintah tidak boleh berhenti di terminal dan akan memastikan Adelia diantar sampai ke rumahnya.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Stok BBM dan LPG 3 Kg di Batang Dipastikan Aman

“Nanti sampai di Terminal Sukoharjo, akan kita antar dengan mobil yang sudah kita siapkan sampai ke rumahnya,” jelasnya.

Sang ibu, Tutik Dwi (56), tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Perempuan yang sejak 1998 berjualan jamu tradisional di Bandung itu mengaku baru kali ini bisa ikut program mudik gratis dari Pemprov Jateng.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait