Simfoni Dieng Culture Festival 2025 Meriah, Ahmad Luthfi: Melestarikan Budaya hingga Mendunia
Minggu, 24 Agustus 2025 | 19.29

PUSKAPIK.COM, Banjarnegara – Dieng Culture Festival (DCF) setiap tahunnya selalu menjadi daya tarik wisatawan. Ajang ini selalu meninggalkan kesan istimewa bagi pengunjung, termasuk pada DCF 2025 yang...
PUSKAPIK.COM, Banjarnegara – Dieng Culture Festival (DCF) setiap tahunnya selalu menjadi daya tarik wisatawan.
Ajang ini selalu meninggalkan kesan istimewa bagi pengunjung, termasuk pada DCF 2025 yang dipadati ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Tengah hingga wisatawan mancanegara.
Hal itu tampak dalam rangkaian acara hari pertama, Sabtu, 23 Agustus 2025. Sejak dibuka di Lapangan Gatotkaca Sabtu sore, hingga puncak acara Simphony Dieng di Lapangan Pandawa Kawasan Candi Dieng, puluhan ribu masyarakat membanjiri acara yang mengangkat tema "Back to The Culture" itu. Pada malam Simphony Dieng, sejumlah musisi nasional ikut meramaikan. Di antaranya Nugie, Tiara Andini, dan Monita Tahalea. Acara ditutup oleh Prawiratama Orchestra yang menghangatkan suasana di tengah udara dingin Dieng. Seorang pengunjung asal Tangerang, Yuni, sengaja datang ke DCF untuk merasakan atmosfer event yang sudah berjalan belasan tahun itu. Salah satu yang menjadi daya tarik DCF adalah pagelaran budaya, konser musik, dan penerbangan lampion. "Ini baru pertama ke DCF. Ke sini karena tertarik untuk nonton konser musiknya, lalu menerbangkan lampion bersama-sama," ujarnya ditemui saat acara Simphony Dieng. Ia menilai gelaran tahun ini sudah keren. Apalagi ia sudah mendambakan ingin datang langsung ke DCF sejak 2017, dan kesan yang ia dapat sangat bagus. "Harapan ke depan lebih baik lagi dari tahun ini, tapi ini sudah seru sih. Keren," ujarnya yang datang jauh-jauh dari Tangerang. Pengunjung lain, Nur Kholifa asal Banjarnegara, mengaku sudah beberapa kali datang ke DCF. Tahun ini tak kalah seru dan menarik dengan acara sebelum-sebelumnya. Artis di pagelaran musik tahun ini membuat penonton bertanya-tanya, karena memang tidak disebutkan sejak awal. "Aku nggak nyangka artisnya bakal Tiara Andini. Soalnya itu seperti misteri banget, tahu artisnya itu akhiran. Semoga tahun depan lebih meriah lagi, lebih banyak pengunjungnya lagi," ujarnya. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjadi salah satu pengunjung yang merasakan kemeriahan DCF 2025. Selain itu juga ada Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono dan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesa. Ahmad Luthfi mengatakan, DCF merupakan tradisi yang tidak hanya menjadi ikon dari Banjarnegara dan Wonosobo, Jawa Tengah, tetapi juga Indonesia. Di mana di dalamnya terdapat tradisi potong rambut gimbal. Keberlanjutan dari kegiatan tersebut harus terus didukung sebagai bentuk nguri-uri atau melestarikan budaya dan tradisi masyarakat sehingga dapat dikenal ke seluruh dunia. "Ke depan terus kita tingkatkan bahkan event ini yang pertama tidak hanya PAD. Ini dikelola BUMDES, oleh para pemuda kita dan dibina Bupati. Provinsi hanya asistensi karena sudah terbiasa. Ini adalah potensi masyarakat yang datangnya dari bawah," katanya. **Artikel Terkait

Pemprov Jateng Perkenalkan “Si Dia Baik”, Inovasi Digital Amal Umat Kristiani Berbasis Transparansi

Gubernur Ahmad Luthfi Resmikan Taman RM Bambang Soeprapto sebagai Tetenger Sejarah

Jawa Tengah Perkuat Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Bisa Jadi Barometer Nasional
