Membanggakan, Putri Wagub Jateng Sabet Juara Coding Programmer 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17.16
Membanggakan, Putri Wagub Jateng Sabet Juara Coding Programmer 2026

Putri Wagub Jateng, Tahani Ahla Al Amani, raih medali perak ajang GREENMECH Programmer 2026 di UNNES Semarang.

SEMARANG, puskapik.com – Prestasi membanggakan diraih putri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

Putri ketiganya, Tahani Ahla Al Amani (10), berhasil meraih silver medal dalam kompetisi Regional GREENMECH Programmer 2026.

Ajang tersebut merupakan kompetisi coding berbasis kreativitas mekanika dan robotik bagi pelajar, yang menitikberatkan pada konsep energi hijau serta ekonomi sirkular.

Baca Juga: Isra Mikraj di Tegal, Wagub Taj Yasin Tekankan Peran Doa Ulama

Prestasi membanggakan itu diraih dalam kompetisi Regional GREENMECH Programmer 2026, yang diselenggarakan Rumah Edukasi, di kampus UNNES Semarang, Sabtu, 10 Januari 2026.

Kak Ahla, panggilan akrabnya, ikut kompetisi mewakili sekolahnya, SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang, katagori beregu dengan tim tangguhnya bernama Cosmic 1C.

Siswi kelas 4 SD ini, adalah putri ketiga, dari empat bersaudara, pasangan Wagub Taj Yasin dengan Hj Nawal Arafah Yasin, M.S.I. (Ning Nawal).

"Alhamdulilah Kak Ahla dan tim Cosmic 1C berhasil meraih medali perak, sekaligus mendapat hadiah voucher senilai 800 ribu. Ini prestasi membanggakan bagi sekolah kami," ucap Nur Ulfah Maulida (Mrs Maulida), guru kelas 4C, yang juga wali kelas kak Ahla.

Setelah juara ini, imbuhnya, Kak Ahla dan tim akan ikut kejuaraan nasional di Bandung 24 April 2026.

"Insya Allah juga akan lanjut kompetisi Internasional di Thailand bulan Agustus 2026" imbuh Mrs Maulida.

Selain juara coding beregu GreenMech Programmer 2026, Kak Ahla juga pernah juara lomba SJSS Paduan Suara juara Harapan 2.

Gus Yasin dan Ning Nawal, panggilan akrab keduanya, memiliki empat anak. Pertama Neil Amal Al Fayed, kedua Tazkiyah Al Khalad, ketiga Tahani Ahla Al Amani, dan keempat Nabigh Taj Maimoen.

Dalam lomba coding GreenMech ini, siswa harus mampu membangun mesin Rube Goldberg kompleks untuk menyelesaikan tugas sederhana dan menggabungkan prinsip STEM (Sains, Teknologi, Engineering, Art, dan Matematika).

Kompetisi ini memiliki berbagai kategori seperti GreenMech Basic, Advanced, Junior Science, Junior Programmer, dan Robot for Mission (R4M). Perwakilan Indonesia sering meraih prestasi internasional. **

Artikel Terkait