Digelar Dua Hari, Tradisi Tukudher Kaliwungu Kembali Dipadati Warga yang Berburu Makanan

Tradisi Tukudher di Kaliwungu digelar dua hari jelang Ramadan 1447 H, warga antusias berburu telur mimi dan kuliner khas.
KENDAL, puskapik.com – Biasanya pelaksanaan tradisi Tukudher yang dilaksanakan di Halaman masjid Al Mutaqqin Kaliwungu dilaksanakan sehari, namun tahun ini dilaksanakan dua hari.
Hal ini dikarenakan ada perbedaan awal ramadhan 1447 H, sehingga memberikan kesempatan bagi warga yang ingin menikmati dan berburu makanan khas Kaliwungu sebelum memasuki bulan puasa.
Di hari kedua pelaksanaan Tradisi Tukudher, masih banyak warga yang menyerbu lapak pedagang yang menjajakan makanan khas kaliwungu dan tentunya berburu telur mimi.
Baca Juga: Korban Banjir Karangmulyo Pegandon Terima Bantuan 5 Kg Beras per Jiwa
“Tahun ini dilaksanakan dua hari jadi enak bisa lebih lama mencari makanan selain kemarin juga hari ini,” ujar Sukmawati warga Kaliwungu.
Meski sempat diguyur hujan pada pagi hari, namun antusias warga untuk berburu makanan di hari kedua tradisi tukudher masih tinggi.
Makanan khas kaliwungu yang selalu ada menjelang ramadhan seperti telur mimi, aneka olahan ikan laut hingga sumpil yang menjadi makanan khas masih menjadi favorit.
Para pedagang mengaku senang, tradisi ini dilaksanakan dua hari sehingga bisa meraup keuntungan dari berjualan makanan khas ini.
“Alhamdulillah bisa dilaksanakan dua hari jadi kita pedagang bisa berjualan lebih lama dan stok yang disiapkan juga lebih banyak,” kata Maryati pedagang jajanan.
Tradisi Tukudher Kaliwungu adalah tradisi tahunan masyarakat di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, yang dilaksanakan sehari menjelang datangnya bulan suci Ramadan.


