Cuaca Ekstrem Sapu Kendal, Satu Rumah Roboh dan Belasan Titik Pohon Tumbang

Hujan lebat dan angin kencang di Kendal picu pohon tumbang di sejumlah kecamatan serta satu rumah roboh di Kangkung, tanpa korban jiwa.
KENDAL, puskapik.com – Bencana hidrometeorologi melanda wilayah Kabupaten Kendal pada Rabu (18/2/2026). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah kecamatan serta satu rumah warga roboh.
Peristiwa terjadi sejak siang hingga sore hari. Angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan deras membuat sejumlah pohon tidak mampu bertahan dan tumbang, sebagian menutup badan jalan serta mengganggu aktivitas masyarakat.
Di Kecamatan Rowosari, pohon tumbang terjadi di Desa Sendangdawuhan–Getasombo, tepatnya di sebelah timur SMPN 1 Rowosari, serta di Desa Gempolsewu. Di Kecamatan Cepiring, kejadian serupa dilaporkan di depan SMA 1 Cepiring, Desa Cepiring.
Baca Juga: Pemprov Jateng Targetkan Perbaikan Ribuan Jalan Berlubang Tuntas Sebelum Mudik Lebaran
Kecamatan Patebon juga terdampak, tepatnya di Jalan Soekarno-Hatta Desa Purwokerto, depan PMI Kendal. Pohon yang tumbang sempat menghambat arus lalu lintas sebelum dilakukan pembersihan oleh petugas gabungan.
Di Kecamatan Kendal, sejumlah titik terdampak meliputi Jalan Laut Utara dekat Stikes, Jalan Karangsari arah Bandengan, serta Kelurahan Sijeruk, Ngilir, dan Sukodono. Sementara di Kecamatan Ngampel, pohon tumbang terjadi di Jalan Ndorosembo Desa Dempelrejo.
Kecamatan Kaliwungu mencatat kejadian di Jalan Maliyah Desa Sarirejo dan Jalan Alteri Lingkar Kaliwungu Desa Kumpulrejo. Di Kecamatan Kaliwungu Selatan, pohon tumbang terjadi di Desa Sidomakmur, depan makam Sunan Katong, serta di Desa Protomolyo area pemakaman Jalan arah Kyai Guru.
Selain itu, pohon tumbang juga dilaporkan di tikungan Desa Tampingan, Kecamatan Boja, dan di Desa Penanggulan, Kecamatan Pegandon.
Dampak paling serius terjadi di Kecamatan Kangkung. Sebuah rumah warga di Desa Kadilangu roboh akibat terpaan angin kencang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material masih dalam proses pendataan.
Sekretaris BPBD Kendal, Ahmad Huda Kurniawan, mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan asesmen dan penanganan di lapangan begitu menerima laporan dari masyarakat.


