Ahmad Luthfi: Relokasi Warga Longsor di Cilacap dan Banjarnegara Jadi Prioritas Pemprov Jateng
Rabu, 19 November 2025 | 07.09

PEMALANG, puskapik.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan pemerintah menyiapkan relokasi warga dalam penanganan bencana longsor di Cilacap dan Banjarnegara. Hal itu ditegaskan Ahmad Luth...
PEMALANG, puskapik.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan pemerintah menyiapkan relokasi warga dalam penanganan bencana longsor di Cilacap dan Banjarnegara.
Hal itu ditegaskan Ahmad Luthfi usai menghadiri kegiatan Kementerian Sosial di Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin 18 November 2025.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini warga di sekitar TKP bencana longsor Desa Cibeunying Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap telah dievakuasi ke tempat yang aman.
Pemindahan warga di sekitar TKP bencana longsor tersebut sangat penting mengingat kondisi struktur tanah yang labil dan curah hujan yang masih berpotensi tinggi.
Ahmad Luthfi menyebut lebih dari 900 personel diterjunkan untuk operasi pencarian korban longsor di Desa Cibeunying Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap itu.
“Nanti tanggap daruratnya sampai 1 bulan, tapi dengan tenggat waktu satu bulan saya yakin sudah clear kegiatan itu,” tegasnya
Sementara itu untuk longsor di Desa Pandanarum Kabupaten Banjarnegara, ada sekitar 847 warga terdampak yang direlokasi ke tempat aman. Namun, masih ada 26 warga yang belum jelas kondisinya.
Gubernur Luthfi memastikan Pemprov Jawa Tengah sudah menggelontorkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk kebutuhan relokasi masyarakat terdampak longsor di dua lokasi.
"Pemprov Jawa Tengah dana BTT sudah kita geser kesana, misalnya wilayah Cilacap sudah kita geser hampir Rp 400 miliar untuk relokasi rumah." terang Gubernur Ahmad Luthfi.
"Kemudian hari ini akan kita geser lagi Rp 700 miliar untuk kegiatan di Banjarnegara," imbuhnya.
Seperti diketahui, bencana longsor terjadi di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, Kamis 13 November 2025 sebanyak 16 orang. Selain itu, masih ada 7 orang lain yang masih dalam pencarian.
Sementara itu, longsor besar terjadi di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, pada Sabtu 15 November 2025 yang menyebabkan puluhan rumah hilang, dua warga meninggal dunia.
Sebanyak 26 warga masih dalam pencarian, sementara tim SAR terus melakukan operasi penyelamatan dan evakuasi para korban di lokasi terdampak.***



