Ahmad Luthfi Pastikan Percepatan Penanganan Bencana Purbalingga

Jumat, 30 Januari 2026 | 19.33
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung lokasi bencana banjir dan penanganannya di Kabupaten Purbalingga, Jumat, 30 Januari 2026.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung lokasi bencana banjir dan penanganannya di Kabupaten Purbalingga, Jumat, 30 Januari 2026.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meninjau banjir Purbalingga dan memastikan percepatan penanganan, termasuk persiapan huntara dan huntap bagi warga terdampak.

PURBALINGGA, puskapik.com —Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan peninjauan langsung lokasi bencana banjir sekaligus penanganannya di Kabupaten Purbalingga, Jumat, 30 Januari 2026.

Sebab, banjir dan tanah longsor terjadi pada 23 Januari 2026 sekira pukul 22.00 WIB itu berdampak pada empat desa di dua kecamatan, meliputu Desa Sangkanayu dan Desa Lambur di Kecamatan Mrebet, kemudian Desa Kutabawa dan Desa Serang di Kecamatan Karangreja.

Dalam kunjungannya, Luthfi meninjau beberapa titik. Mulai dari Posko Balai Desa Serang sekaligus melakukan rapat percepatan penanganan bencana dengan seluruh stakeholder.

Baca Juga: Polres Tegal Kota Tangkap Delapan Pengedar Narkoba, 2 di Antaranya di Bawah Umur

Selanjutnya di Villa Serang yang menjadi salah satu tempat pengungsian warga. Di sana ia berdialog dengan warga serta menghibur dan bercanda dengan anak-anak.

Setelah itu, Luthfi juga meninjau lokasi bencana banjir dan longsor di Dusun Gunungmalang yang kemudian dilanjutkan mengecek lokasi bencana Dusun Kaliurip. Selanjutnya ditutup meninjau dapur umum yang didirikan oleh Brimob.

Di sela kunjungannya itu, Luthfi juga menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis dengan nilai total mencapai hampir Rp700 juta. Bantuan tersebut terdiri atas berbagai macam kebutuhan masyarakat seperti permakanan, mainan anak-anak, pakaian, bantuan perumahan, dan lainnya.

Luthfi mengatakan, sejak ditetapkan status tanggap darurat bencana, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Provinsi Jawa Tengah sudah melakukan upaya-upaya penanganan di lokasi bencana tersebut.

“Hari ini kami ingin pastikan semua kebutuhan masyarakat paripurna," katanya disela kunjungan.

Dibeberkan dia, ada ratusan rumah yang akan dilakukan relokasi. Lokasi Huntara (hunian sementara) dan huntap (hunian tetap) saat ini sedang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Pembangunan akan dilakukan bersama Pemprov Jateng dan Kementerian terkait.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait