Tak Keluar Rumah 3 Hari, Pria di Cilibur Paguyangan Ditemukan Meninggal di Kamar

Rabu, 15 April 2026 | 16.10
Petugas melakukan pemeriksaan warga Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, yang ditemukan meninggal di kamar rumahnya. (FOTO : DOK BPBD)
Petugas melakukan pemeriksaan warga Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, yang ditemukan meninggal di kamar rumahnya. (FOTO : DOK BPBD)

Warga Cilibur Brebes temukan pria meninggal di rumah usai 3 hari tak terlihat. Evakuasi dilakukan, dipastikan korban sakit namun tidak menular.

BREBES, puskapik.com – Warga Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes digegerkan dengan penemuan seorang pria yang sudah meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, Rabu pagi, 15 April 2026.

Korban diketahui bernama Kirman (58), warga setempat, yang sebelumnya tidak terlihat keluar rumah selama kurang lebih tiga hari.

Penemuan itu bermula dari kecurigaan warga sekitar yang merasa curiga karena korban tidak beraktivitas seperti biasanya.

Baca Juga: Keamanan Jadi Prioritas Utama Pilkades Serentak di Pemalang

Tiga warga, yakni Darmo, Yono, dan Parmin kemudian memutuskan untuk mengecek kondisi rumah korban sekitar pukul 06.30 WIB. Saat pintu dibuka dan kamar diperiksa, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kabar penemuan tersebut langsung menyebar ke lingkungan sekitar dan sempat menimbulkan kekhawatiran warga, terutama terkait dugaan penyakit yang diderita korban.

Baca Juga: Jateng Jadi Percontohan Menu MBG Ikan, HNSI : Bisa Dongkrak Ekonomi Nelayan

Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak desa, yang selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek dan BPBD Kabupaten Brebes Pos Bumiayu untuk penanganan di lokasi.

Koordinator Posko Bumiayu BPBD Kabupaten Brebes, Budi Sujatmiko, mengatakan proses evakuasi dilakukan dengan memperhatikan aspek kehati-hatian karena adanya kekhawatiran warga.“Awalnya warga khawatir dengan penyakit yang diderita korban, sehingga kami lakukan penanganan sesuai prosedur,” ujarnya.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak Puskesmas Paguyangan, kekhawatiran tersebut tidak terbukti.“Korban memang sedang dalam pengobatan, tetapi penyakit tersebut tidak menular secara langsung,” jelasnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait