Guyang Kebo di Bumiayu Brebes: Rutinitas Petani yang Jadi Magnet Ngabuburit

Kamis, 26 Februari 2026 | 13.20
Lokasi Guyang Kebo di Dukuh Karanganggrum Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, banyak dikunjungi warga untuk ngabuburit.
Lokasi Guyang Kebo di Dukuh Karanganggrum Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, banyak dikunjungi warga untuk ngabuburit.

Guyang kebo di Desa Jatisawit, Brebes, jadi daya tarik ngabuburit Ramadan. Warga padati sawah sore hari, pedagang takjil pun ikut meramaikan lokasi.

BREBES, puskapik.com – Aktivitas memandikan kerbau atau lebih dikenal guyang kebo, yang selama ini menjadi rutinitas petani di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, menjadi daya tarik warga selama Ramadan.

Setiap sore menjelang magrib, kawasan persawahan di Dukuh Karanganggrung ini banyak dikunjungi warga yang ingin ngabuburit sambil menyaksikan momen guyang kebo.

Tradisi sederhana itu berlangsung selepas ashar. Petani menuntun kerbau ke sungai kecil di tepi jalan, lalu membersihkan lumpur yang menempel di tubuh hewan ternak usai digunakan membajak sawah.

Pemandangan yang dulu dianggap biasa, sekarang menjadi daya tarik tersendiri bagi warga, terutama anak-anak.

Baca Juga: Perkuat Spiritualitas, ASN Kendal Isi Ramadan dengan Tadarus Rutin

Hamparan sawah hijau dengan latar langit senja ikut mendukung suasana. Banyak pengunjung datang bersama keluarga, duduk di tepi jalan atau area persawahan sambil menunggu waktu berbuka.

Kades Jatisawit, Dedi Susilo Wibowo, mengatakan meningkatnya kunjungan selama Ramadan menunjukkan potensi wisata berbasis kearifan lokal cukup diminati masyarakat.

“Awalnya ini memang aktivitas rutin petani. Tapi ternyata banyak warga yang tertarik melihat langsung. Di bulan Ramadan ini warga yang berkunjung meningkat,” ujarnya.

Ramainya pengunjung turut dimanfaatkan warga sekitar untuk membuka lapak takjil dan kuliner. Aneka kolak, gorengan, es buah hingga makanan ringan berjajar di sepanjang jalan lokasi guyang kebo.

Salah seorang pengunjung, Utami, mengaku hampir setiap sore datang bersama anaknya untuk melihat guyang kebo di Jatisawit Bumiayu.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait