137 Siswa MAN 2 Brebes Lolos PTN 2026, Diterima di Undip hingga UIN Favorit

Jumat, 10 April 2026 | 15.59
137 siswa MAN 2 Brebes lolos PTN 2026 berfoto bersama. Mereka diterima di sejumlah perguruan tinggi melalui jalur SNBP, Poltekkes dan SPAN-PTKIN (Foto DOK)
137 siswa MAN 2 Brebes lolos PTN 2026 berfoto bersama. Mereka diterima di sejumlah perguruan tinggi melalui jalur SNBP, Poltekkes dan SPAN-PTKIN (Foto DOK)

Sebanyak 137 siswa MAN 2 Brebes lolos ke perguruan tinggi lewat SNBP, Poltekkes, dan SPAN-PTKIN 2026, lanjutkan tradisi prestasi sekolah.

BREBES, puskapik.com – Sebanyak 137 siswa MAN 2 Brebes berhasil lolos ke berbagai perguruan tinggi melalui jalur SNBP, Poltekkes, dan SPAN-PTKIN tahun 2026.

SNBP merupakan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi, sementara SPAN-PTKIN adalah Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.

Capaian ini sekaligus melanjutkan tradisi prestasi, di mana setiap tahun MAN 2 Brebes konsisten meloloskan siswa ke perguruan tinggi melalui jalur prestasi seperti SNBP dan SPAN-PTKIN.

Baca Juga: 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang

Dari jalur SNBP, sebanyak 15 siswa diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama, di antaranya Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, serta UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Sementara itu, melalui jalur Poltekkes, tiga siswa berhasil diterima di Poltekkes Semarang dan Poltekkes Magelang.

Adapun dari jalur SPAN-PTKIN, sebanyak 119 siswa diterima di berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, antara lain UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, UIN Walisongo Semarang, UIN Raden Mas Said Surakarta, UIN Salatiga, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, serta UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Baca Juga: Polisi Ungkap Kasus Penadahan Motor Curian di Pekalongan, Satu Terduga Pelaku Diamankan

Kepala MAN 2 Brebes, Slamet Riyadi, melalui Wakil Kepala Bidang Humas Aziati, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikan.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan capaian ini. Ini merupakan hasil kerja keras bersama antara siswa, guru, dan orang tua,” ujar Aziati, Jumat, 10 April 2026.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait