Persibat Batang Kehilangan Poin di Kandang, Masih Berpeluang Lolos 16 Besar

Kamis, 15 Januari 2026 | 22.42
Persibat Batang
Persibat Batang

Persibat Batang harus menelan kekalahan pada laga pertama putaran kedua Liga 4 Jawa Tengah saat menjamu ISP Purworejo

BATANG, puskapik.com – Persatuan Sepak Bola Batang (Persibat) Batang harus menelan kekalahan pada laga pertama putaran kedua Liga 4 Jawa Tengah saat menjamu ISP Purworejo di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15/1/2026).

Manajer Persibat Batang Achmad Dahlan mengatakan, Laskar Alas Roban takluk dengan skor tipis 0-1 akibat gol yang tercipta di penghujung babak kedua.

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berjalan sengit. Kedua tim saling bergantian melancarkan serangan.

“Persibat Batang tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang emas, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut gagal berbuah gol. Petaka justru datang pada menit-menit akhir pertandingan. Berawal dari tendangan bebas ISP Purworejo, terjadi kemelut di depan gawang Persibat,” jelasnya.

Bola liar kemudian berhasil dimanfaatkan pemain ISP untuk menjebol gawang tuan rumah dan mengubah skor menjadi 0-1 hingga laga berakhir.

Achmad Dahlan menyebutkan, meski kalah di kandang sendiri, Persibat Batang masih bertahan di puncak klasemen sementara Grup dengan koleksi enam poin. Namun, posisi tersebut belum memastikan Persibat lolos ke babak 16 besar Liga 4 Jawa Tengah.

Ia juga mengakui, timnya tampil di bawah performa terbaik. Ia menilai kekalahan ini dipengaruhi faktor mental pemain yang terlalu percaya diri setelah meraih dua kemenangan sebelumnya.

“Anak-anak overconfident. Setelah menang dua kali, termasuk di kandang ISP, mereka terlalu euforia dan menganggap enteng pertandingan di rumah sendiri,” ungkapnya.

Selain faktor mental, Dahlan juga menyoroti kelemahan taktis dan teknis yang muncul di lapangan. Persibat dinilai terlalu fokus menyerang sehingga terlambat turun saat menghadapi serangan balik lawan.

“Banyak bola terbuang, shooting off target, dan passing yang tidak tepat. Itu jadi bahan evaluasi serius kami,” terangnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait