Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW

Batang siapkan galangan kapal besar terintegrasi Giant Sea Wall. Proyek ini dorong ekonomi, atasi rob, dan hadirkan jalur lingkar pesisir.
BATANG, puskapik.com – Kabupaten Batang bersiap mencatatkan namanya dalam peta industri maritim nasional.
Tak hanya fokus pada penanganan rob melalui proyek tanggul laut raksasa Giant Sea Wall (GSW), wilayah ini diproyeksikan menjadi rumah bagi salah satu galangan kapal terbesar di Pulau Jawa.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengungkapkan, bahwa potensi maritim di Batang Barat tengah dilirik serius oleh para ahli, termasuk sejumlah purnawirawan Jenderal Angkatan Laut yang baru-baru ini meninjau lokasi secara langsung.
“Rencana besar ini bukan sekadar membangun galangan, melainkan mengintegrasikannya dengan infrastruktur strategis lainnya. Galangan kapal ini nantinya diproyeksikan memiliki kapasitas produksi yang mumpuni untuk mendukung kebutuhan nelayan dan industri skala besar,” jelasnya.
Ini menjadi salah satu galangan kapal yang mungkin salah satu yang terbesar di Pulau Jawa dengan kemampuan membuat bisa sampai 30 GT sampai 50 GT.
Nah, ini nanti yang akan juga kita integrasikan di tanggul yang nanti mungkin akan kita develop bersama-sama.
Baca Juga: Sesosok Mayat Ditemukan di Saluran Irigasi Bojongsari, Losari Brebes Gemparkan Warga
“Terkait keterkaitannya dengan rencana pembangunan dermaga atau pelabuhan yang sempat dibahas bersama Zulkifli Hasan (Zulhas), pemerintah daerah mengaku masih melakukan kajian mendalam agar pembangunan tidak terkesan parsial. Belum tahu, makanya ini nanti lagi kita integrasikan karena nanti jangan sampai sepotong-sepotong,” jelasnya.
Selain industri perkapalan, fokus utama Pemerintah Kabupaten Batang saat ini adalah mengusulkan konsep multi-purpose untuk proyek GSW.


