Bertambah lagi, Pasien PDP asal Pemalang Meninggal

0

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Kasus kematian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Pemalang terus bertambah. Minggu pagi, 19 April 2020, Bupati Pemalang, DR H Junaedi, SH MM, kembali menyampaikan informasi tambahan warganya yang meninggal terkait virus corona (Covid-19). Kali ini, warga Desa Sidorejo Kecamatan Comal, meninggal di RS Siaga Medika Pemalang.

Pasien berjenis kelamin perempuan berumur 46 tahun, meninggal pada dini hari pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, warga Sidorejo ini selama 4 hari menjalani perawatan di RS Siaga Medika.

“Innaillahi wa innaillahi rojiun, perlu kami sampaikan kembali kabar duka, ada warga kita lagi (Pemalang) yang meninggal dunia terkait Covid-19,” ungkap bupati dalam keterangan pers, di pendopo kabupaten Pemalang.

Bupati yang juga Ketua Gugus Tugas Penaggulangan Covid-19 Pemalang, menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya warga Sidorejo tersebut. Jenazah sudah dimakamkan pada pukul 10.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sidorejo.

Sebelumnya, dihari yang sama, bupati juga menginformasikan seorang bayi berumur 9 bulan warga Wanarejan Selatan Kecamatan Taman, Pemalang. Pasien meninggal berstatus PDP Covid-19 di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto.

Bupati memastikan, tambahan dua warganya yang meninggal tersebut masih berstatus PDP dan belum dapat dipastikan positif Covid-19. “Hasil uji lab swab masih dalam proses laboratorium. Jadi belum bisa dipastikan pasien meninggal ini positif Covid-19,” imbuhnya.

Dengan meninggalnya 2 warga Pemalang berstatus PDP Corona, saat ini tercatat sudah 5 warga Pemalang berstatus PDP yang telah meninggal. Jumlah kasus PDP Pemalang saat ini sebanyak 38 orang, 25 orang diantaranya dinyatakan sembuh. Sehingga, jumlah PDP di Pemalang menyisakan 8 orang.

Sementara itu, warga Pemalang yang dinyatakan positif Covid-19 tercatat 5 orang. 2 pasien sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan, sementara 3 pasien lainnya masih menjalani perawatan tim medis.

Penulis : Ervin Afriwinanda
Editor : Heru Kundhimiarso

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini