Pagi Ini Pemalang Lumpuh, Sekolah Diliburkan

0
Banjir mrendam sejumlah jalan protokol Pemalang. Seperti di depan Kantor DPU Pemalang.FOTO/PUSKAPIK/ERVIN AFRIWINANDA

PEMALANG (PUSKAPIK)-Hujan deras yang mengguyur wilayah Pemalang tak hanya merendam pemukiman warga, tetapi sejumlah gedung-gedung sekolah. Dampaknya, aktivitas belajar belajar mengajar terpaksa diliburkan akibat air menggenangi ruang kelas.

Dari pantauan Puskapik, hujan deras yang mengguyur Pemalang sejak Senin (24/2/2020) dinihari hingga pagi, menyebabkan sejumlah titik terendam. Banjir juga merendam pemukiman warga, kantor pemerintahan, sekolah, hingga area umum lainnya.

Sejumlah jalan protokol juga tidak luput dari rendaman banjir yang ketinggiannya bervariasi, mulai mata kaki hingga setinggi paha orang dewasa. Akibatnya, jalan macet karena kendaraan terpaksa melaju pelan, bahkan tidak jarang kendaraan mogok, baik roda dua maupun roda empat.

Masyarakat pun ramai-ramai mengunggah foto dan video banjir di laman sosial media hingga status WhatApps mereka.

Sementara itu, sejumlah sekolah yang terendam banjir bahkan para siswanya terpaksa diliburkan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemalang, Mualif, kepada Puskapik melalui ponselnya.

“Sebagian sekolah kami liburkan untuk sementara waktu. Kebijakan meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah itu, karena kelasnya tidak bisa digunakan untuk belajar akibat tergenang air,” kata Mualif.

Ia menjelaskan lokasi sejumlah sekolah yang tergenang memang termasuk di daerah yang rawan banjir, terutama di wilayah Kecamatan Ulujami. “Untuk sekolah mana saja yang dliburkan, sedang dilakukan pendataan. Dari laporan sementara, banjir belum sampai merusak bangunan gedung sekolah,” papar Mualif.

Banjir akibat hujan deras dan luapan sejumlah sungai kali ini melumpuhkan Kota Ikhlas. Kabupaten Pemalang merupakan salah satu daerah di pantura Jawa Tengah yang rawan banjir. Selain Pemalang, kabupaten dan kota lain yang juga rawan banjir ialah Batang, Pekalongan, Tegal dan Brebes. (KN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini