Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode

Kok Kuliner Khas Tegal Ini Namanya Glotak, Begini Asal Usulnya

  • calendar_month 22 jam yang lalu

PUSKAPIK.COM, Tegal – Nama kuliner khas Tegal yang satu ini memang cukup aneh di telinga. Kupat Glotak namanya, tapi soal rasa jangan ditanya. Kuliner ini dimasak dengan berbagai bumbu rempah yang menghasilkan cita rasa gurih.

Kupat Glotak biasanya disajikan dengan tambahan kaldu dari rebusan tulang ayam atau sapi, serta dapat ditambahkan irisan cabai. Kupat Glotak juga bisa dinikmati bersama kerupuk antor atau kerupuk mie. Ini semakin menambah kekayaan rasa, yang membuat ketagihan penikmatnya.

Kuliner ini dibuat dengan bahan utama gembus atau ampas tahu, dengan bumbu khusus Tegal. Makanan khas yang sudah berusia ratusan tahun ini, mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional dan pinggir jalan di Kota Tegal. Beberapa penjual Kupat Glotak yang populer antara lain Glotak Yi Iyah dan Glotak Ayam Ibu Asri di pasar pagi.

NAMA GLOTAK
Lalu kenapa dinamakan Kupat Glotak? Dari berbagai sumber yang digali Puskapik.com, nama Glotak tidak lain karena dari proses pembuatan kuliner ini. Nama Glotak diberikan karena bunyi yang dihasilkan saat proses memasak dan mengaduk gembus dengan kaldu. Yaitu bunyi “glotak-glotak” dari panci dan tulang ayam.

Glotak sendiri merupakan bahasa khas Tegal dengani arti yang merujuk pada suara. Sehingga nama Glotak untuk kuliner khas Tegal ini diambil dari proses pembuatannya yang mengeluarga bunyi.

Terlepas dari namanya, Kupat Glotak juga menjadi kuliner rujukan bagj para pelancong yang singgah di Kota Tegal. Penasaran dengan kuliner ini? Silahkan mencoba saat singgah di Kota Tegal. **

Bagikan Ke Teman
  • Penulis: Kustiawan
  • Editor: Nia

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krisis Air, Petani Pekalongan Membuat Sumur Pantek

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalngan – Kemarau berkepanjangan membuat lahan persawahan di Kabupaten Pekalongan. Padi sebagian besar telah panen sehingga lahan dibiarkan nganggur. Tanah sawah terlihat pecah- pecah karena tak ada air lagi. Sebagian petani berusaha untuk tetap memanfaatkan lahan sawah miliknya. Mereka membuat sumur pantek atau sumur bor dilahan persawahan. Hal ini dilakukan agar bisa tetap mengolah […]

    Bagikan Ke Teman
  • Sengketa Tanah di Pemalang, Warga dan Petani Ancam Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Kam, 28 Jul 2022
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Sengketa tanah di Desa Kaligelang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang hingga kini belum terselesaikan. Warga dan petani mengancam bakal menempuh jalur hukum. Pemerintah Desa Kaligelang, Kamis 28 Juli 2022, akhirnya menggelar musyawarah di Balai Desa untuk menyelesaikan sengketa tanah yang tepatnya berlokasi di RT 01 RW 03 Desa Kaligelang tersebut. Kepala Desa Kaligelang, […]

    Bagikan Ke Teman
  • Ganjar: Wali Kota Tegal dan Wakilnya Sudah Akur

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Semarang – Sempat memanas bahkan berujung laporan ke polisi, hubungan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi dikabarkan telah kembali membaik. Klaim ini disampaikan langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Selasa 2 Maret 2021. Ganjar Pranowo menyebut membaiknya hubungan mereka tak lepas dari perannya yang langsung cawe-cawe mendamaikan […]

    Bagikan Ke Teman
  • Respons Cepat! PU Bina Marga Brebes Tinggikan Jembatan di Wangandalem

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Brebes – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Brebes bergerak cepat menanggapi aspirasi warga Desa Wangandalem, Kecamatan Brebes. Permintaan warga agar ketinggian jembatan ditambah langsung diakomodasi dengan menaikkan geladak jembatan sekitar 12 centimeter. Langkah ini dilakukan setelah sejumlah warga menyuarakan kekhawatiran terkait pembangunan jembatan yang dinilai terlalu rendah, sehingga dikhawatirkan menghambat aliran air […]

    Bagikan Ke Teman
  • Pawai Artis, Alun-alun Pemalang Jadi Lautan Manusia

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2020
    • 1516Komentar

    PEMALANG (PUSKAPIK)- Puluhan ribu masyarakat Pemalang Sabtu (25/1/2020) sore, memadati Alun-alun Pemalang, menyaksikan pawai artis yang akan tampil pada Konser Road to Kilo Raya MNC TV, di Pantai Widuri, Sabtu (25/1/2020) nanti malam. Konsentrasi massa terbanyak terjadi di Alun-alun Pemalang. Puluhan ribu massa menyemut, menonton pawai artis yang dihelat untuk memeriahkan HUT ke 445 Pemalang […]

    Bagikan Ke Teman
  • KIT Batang Resmi Masuk PSN, Kemenko Perekonomian Minta Daftar Investor

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Batang – Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang disahkan masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Keputusan itu dikeluarkan langsung oleh Presiden Joko Widodo lewat Perpres Nomor 109 Tahun 2020. Berdasarkan kriteria PSN, direkomendasikan 201 proyek dan 10 program dengan nilai total investasi Rp4.809,7 triliun. Adapun untuk mempercepat progres KIT Batang, dan menarik investor, Deputi Bidang […]

    Bagikan Ke Teman
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!
expand_less