Suasana Duka Iringi Pemakaman Bocah Hanyut di Selokan Randudongkal Pemalang

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Athaya Najib Zashirul Khaq (4) korban hanyut di selokan Desa Tanahbaya Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang, Senin 6 Juni 2022.

Malam ini jenazah almarhum Athaya Najib Zashirul Khaq akan dimakamkan secara layak setelah berhasil ditemukan di Sungai Elon wilayah RT 01 RW 02 Desa Pedurungan Kecamatan taman sore tadi, sekitar pukul 16.00 WIB.

Keluarga bersama tim SAR, Forkopimca Randudongkal, tokoh masyarakat dan agama, serta warga Desa Tanahbaya menggelar doa bersama sebelum jenazah dimakamkam di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.

“Kita sama-sama berdoa agar almarhum adek Athaya mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT, semoga keluarga tabah dengan musibah ini.”

“Jenazah almarhum dimakamkan di TPU Wuni Desa Tanahbaya malam ini.” kata Kapolsek Randudongkal, AKP Trino Winarno, kepada Puskapik.com.

Sebagai informasi, penemuan jasad Athaya Najib Zashirul Khaq bermula saat warga Desa Banjaran Kecamatan Taman, Ibrahim (23) dan Azis (19) hendak mencari ikan di Sungai Elon Desa Pedurungan.

Keduanya melihat seperti ada sesosok mayat terapung di sungai dari arah selatan dan langsung memanggil warga sekitar. Setelah dipastikan, mayat itu kemudian dievakuasi ke tepi sungai.

Mayat tersebut kemudian dibawa Tim Inafis Polres Pemalang ke RSUD dr M Ashari untuk dilakukan autopsi dan identifikasi.

“Iya, itu survivor yang kita cari. Sudah diperiksa di RSUD dr M Ashari Pemalang. Pihak keluarga didampingi Polres sudah memastikan.” kata Diki, Koordinator TRC-PB BPBD Pemalang.

“Keluarga mengenali ciri-cirinya dari pakaian dan ada tanda lahir di tangan sebelah kanan.” tutur Diki.

Athaya Najib Zashirul Khaq sendiri dikabarkan terbawa arus selokan di RT 14 RW 03 Desa Tanahbaya pada Sabtu 4 Juni 2022 sekitar pukul 15.25 WIB, seusai hujan lebat mengguyur wilayah setempat.

Kronologi kejadian hanyutnya Athaya Najib Zashirul Khaq tersebut berawal saat sang bocah bermain hujan-hujanan bersama temannya Syafa Adelia Putri (10).

“Sandal korban jatuh di selokan, korban berniat mengambil sandal tersebut dan naas korban terbawa arus saat mengambil sandal dikarenakan arus deras pasca hujan.” kata Diki.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top